Pindad Bakal Produksi Maung Versi SWB dan LWB

Kompas.com - 01/08/2020, 13:22 WIB
Modifikasi digital Maung Pindad karya @low5100w https://www.instagram.com/low5100w/Modifikasi digital Maung Pindad karya @low5100w
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain memproduksi Maung dalam versi kendaraan taktis (Rantis) untuk kebutuhan angkut personel, PT Pindad (Persero) rupanya juga akan menggarap Maung dalam beberapa varian lainnya.

Vice President Inovasi PT Pindad Windhu Paramarta mengatakan, pengembangan Maung nantinya akan cukup bervarian untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang diminta oleh peminatnya.

"Kalau dari road map kami, nanti Maung akan dikembangkan ke beberapa varian lainnya selain yang saat ini digunakan dalam versi angkut personel. Jadi nanti varianya ada sasis panjang (long wheel base/LWB) dan juga yang pendek (short wheel base/SWB)," kata Windhu kepada Kompas.com, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Apakah Maung Pindad Kebal Peluru?

Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.

Windhu menjelaskan bila kebutuhan Maung sendiri nantinya akan dikembangkan untuk beragam kebutuhan.

Mulai versi ambulans, militer, kendaraan instansi, bahkan tak menutup kemungkinan untuk versi sipil yang sebelumnya sudah diwacanankan.

Namun demikian, berdasarkan rencana yang ada, usai memenuhi kuota untuk militer, Pindad akan memproduksi Maung sebagai kendaraan komersial tapi dalam versi instansi non-militer. Instansi yang dimaksud adalah yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Negara ( BUMN).

Baca juga: Keren, Wujud Maung Pindad Berpengerak 6x6 dan SWB

"Masuk komersialisasi seletah militer, namun sebagai kendaraan instans BUMN. Jadi beberapa BUMN memang sudah ada yang menanyakan, justru positif, karena mereka malah merespon bila ini akan menjadi sinergi antar BUMN juga," kata Windhu.

Modifikasi virtual Maung Pindad karya @low5100whttps://www.instagram.com/low5100w/ Modifikasi virtual Maung Pindad karya @low5100w

Mengenai update Maung versi militer sendiri, menurut Windhu baru akan menjalani pengujian dan proses sertifikasi pada minggu kedua Agustus. Proses pengetesannya akan dilakukan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) serta Dislitbang Angkatan Darat (AD).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X