Menang Dua Seri MotoGP, Yamaha Nyaris Habiskan Jatah Mesin

Kompas.com - 28/07/2020, 16:01 WIB
Valentino Rossi dan Maverick Vinales di peluncuran livery, Sepang, Malaysia. IstimewaValentino Rossi dan Maverick Vinales di peluncuran livery, Sepang, Malaysia.
|

JAKARTA, KOMPAS.comYamaha boleh berbangga hati dengan performa para pebalap pada dua seri MotoGP 2020 yang berlangsung di sirkuit Jerez. Bahkan pada lomba minggu lalu (26/7), Yamaha berhasil sapu bersih seluruh podium.

Namun di balik kesuksesan tersebut, terselip fakta miris bahwa Yamaha nyaris menghabiskan jatah mesin YZR-M1 untuk musim ini.

Dilansir dari Paddock GP, tim MotoGP hanya diperbolehkan menggunakan 5 mesin tiap pebalap hingga seri ke-13 sepanjang musim ini.

Baca juga: Kalah Saing dengan SUV Kecil, Mitsubishi Mau Suntik Mati Pajero

Pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, menjalani sesi latihan kedua di Twin Ring Motegi, Jepang, Jumat (18/10/2019).AFP/TOSHIFUMI KITAMURA Pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, menjalani sesi latihan kedua di Twin Ring Motegi, Jepang, Jumat (18/10/2019).

Yamaha sendiri sudah menggunakan 3 sampai 5 mesin sampai seri kedua kemarin. Sementara tim balap lain rata-rata hanya menggunakan 2 mesin.

Seperti diketahui, Valentino Rossi sempat bermasalah dengan motornya pada balapan pertama. Lalu Maverick Vinales pada FP3 akhir pekan kemarin. Lantas Franco Morbidelli juga gagal menyelesaikan balap karena masalah di mesin.

Kondisi ini dapat membuat Yamaha terkena pinalti jika melebihi jatah alokasi mesin. Kalau sampai terjadi, pada balapan mendatang para pebalap harus start dari pit lane.

Baca juga: Gelagat Yamaha Mau Melepas Generasi Baru Xmax

Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, saat merayakan podium pertama pada seri MotoGP 2020 Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (19/7/2020) malam WIB.AFP/JAVIER SORIANO Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, saat merayakan podium pertama pada seri MotoGP 2020 Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (19/7/2020) malam WIB.

Lin Jarvis, Managing Director Yamaha Racing, mengatakan, pihaknya cukup khawatir dengan masalah yang saat ini menghadang.

“Kami kehilangan 3 mesin dalam dua pekan jadi kami khawatir. Tapi di saat yang sama kami menyelesaikan dua akhir pekan yang bagus dengan banyak raihan podium,” ucap Jarvis, dikutip dari Paddock GP.

“Kami harus memahami masalahnya lalu cari solusinya. Aku minta maaf ke Franco karena dia melakukan balapan hebat sebelum masalah teknis datang,” katanya.

Baca juga: Punya Duit Rp 30 Jutaan, Bisa Dapat Mobil Lawas Ini

Rossi mengalami masalah teknis di GP Spanyol 2020MotoGP Rossi mengalami masalah teknis di GP Spanyol 2020

Hasil yang dicapai Yamaha pada MotoGP Spanyol dan Andalusia memang berefek baik dalam jangka pendek. Tapi untuk jangka panjang cukup merepotkan, bahkan alokasi mesin bisa dibekukan sampai musim depan.

Saat ini mesin yang digunakan Rossi telah diterbangkan ke Jepang untuk dicarikan solusinya oleh para mekanik. Sementara mesin milik Vinales dan Morbidelli disebut punya masalah yang hampir mirip dengan Rossi.

Temperatur yang panas di sirkuit Jerez diduga menjadi penyebab rusaknya mesin YZR-M1. Untuk diketahui, suhu lintasan pada akhir pekan kemarin sempat mencapai 60 derajat celcius.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X