Jangan Ganti Oli Motor dalam Kondisi Mesin Panas, Ini Alasannya

Kompas.com - 25/07/2020, 15:01 WIB
Ilustrasi ganti oli Otomania/Setyo AdiIlustrasi ganti oli
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ganti oli merupakan kegiatan wajib bagi pemilik sepeda motor. Meski demikian, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat akan mengganti pelumas.

Salah satunya ialah, jangan menganti oli motor saat motor keadaan terlalu panas atau saat motor terlalu dingin. Sebab hal itu bisa berakibat buruk untuk motor.

Baca juga: Modifikasi Honda CT125 Hunter Cub Scrambler, Tampil Lebih Sangar

Kepala Bengkel Honda Bintang Motor Cinere Ribut Wahyudi mengatakan, saat motor panas, biasanya akan terjadi pemuaian.

Artinya kalau baut pembuangan kerap dibuka tutup, dapat memperbesar risiko oli rembes karena oli juga lebih encer.

Ilustrasi servis ganti oli di Astra Motor.KOMPAS.com / FACHRI FACHRUDIN Ilustrasi servis ganti oli di Astra Motor.

“Biasanya akan gampang gugus di ulir baut olinya, atau yang biasa disebut slek. Kalau baut oli yang gugus dipaksakan untuk dipasang, nantinya oli mesin malah bocor dari sela-sela baut tersebut,” katanya kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Ragam Tawaran Menarik Pembelian Mobil Baru di Toyota Virtual Expo

Ribut menyarankan mengganti oli ketika mesin kondisi hangat, jadi tidak terlalu panas atau mesin dingin. Jika kondisi mesin terlalu dingin oli jadi kental.

“Adapun ketika kondisi mesin dingin, oli akan lebih kental sehingga membutuhkan waktu lama untuk terkurasnya,” katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X