Sebelum Indonesia, Honda Malaysia Sudah Umumkan Recall

Kompas.com - 17/07/2020, 17:01 WIB
Sales promotion girl berpose saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/4/2017). Ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 7 Mei mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KRISTIANTO PURNOMOSales promotion girl berpose saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/4/2017). Ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 7 Mei mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Akibat masalah fuel pump, PT Honda Prospect Motor (HPM) menggelar kampanye perbaikan atau recall untuk jajaran produknya yang dipasarkan di Indonesia. Secara total, jumlahnya mencapai 85.025 unit.

Sementara untuk model yang teridentifikasi hampir menimpa seluruh produknya dengan tahun model antara 2017 sampai 2019. Mulai dari Brio, Jazz, Mobilio, CR-V, HR-V, BR-V, Civic, City, dan juga Accord.

Perlu diketahui, sebelum Indonesia, Honda Malaysia sudah lebih dulu melakukan recall di akhir Juni 2020 lalu. Untuk masalah penyebabnya pun sama, yakni akibat fuel pump yang tidak sesuai.

"Iya, untuk masalah recall yang kami lakukan sama kasusnya dengan yang di Malaysia, semuanya sama akibat fuel pump," ucap Yusak Billy, Business Innovation and Marketing PT HPM, dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, (17/7/2020).

Baca juga: PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang Lagi, Ganjil Genap Belum Berlaku

Honda BR-V saat memasuki kawasan pantai di daerah Rembang, Jawa Tengahkompas.com Honda BR-V saat memasuki kawasan pantai di daerah Rembang, Jawa Tengah

Adanya ketidaksesuaian proses produksi dari pihak supplier diklaim menyebabkan fungsi komponen pada fuel pump tidak berjalan normal. Sayangnya tak dijelaskan lebih rinci lagi mengenai teknisnya.

Namun masalah fuel pump sendiri juga tak bisa dianggap enteng, lantaran berpotensi membuat mesin tak dapat dinyalakan, bahkan sampai mesin berhenti berkerja secara mendadak saat mobil sedang digunakan.

Karena itu Denny MT, Service & Parts Asst. General Manager PT HPM, menjelaskan bila kampanye yang dilakukan HPM merupakan bagian dari upaya memastikan kendaraan konsumen berada pada standar keselamatan dan kualitas yang tertinggi.

"Mengingat pentingnya program ini, kami menghimbau dan mengingatkan kepada konsumen yang kendaraannya teridentifikasi untuk segera membawa mobilnya ke bengkel resmi Honda untuk proses pemeriksaan dan penggantian komponen," ucap Denny.

Baca juga: Fuel Pump Bermasalah, Honda Recall 85.000 Unit Mobil di Indonesia

Lantas bagimana langkah yang harus dilakukan bagi konsumen Honda yang unitnya terdampak. Menjawab hal ini Denyy menjelaskan sudah mengrimkan surat bagi konsumen. Kampanye perbaikan tersebut dilakukan dari 15 Juli 2020 secara bertahap dan tanpa dipungut biaya apapun alias gratis.

Ilustrasi bengkel HondaDok. HPM Ilustrasi bengkel Honda

Bagi konsumen yang ingin mengetahui apakah unit kendaraannya termasuk dalam program recall, bisa melakukan pengecekan mandiri dengan memasukan nomor rangka kendaraan di http://pud. honda-indonesia.com. Jika termasuk, konsumen bisa langsung menghubungi diler resmi untuk melakukan booking service, atau bisa juga melalui aplikasi Honda e-Care.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X