Mitos atau Fakta, Isi Baterai HP di Mobil Bikin Aki Cepat Soak?

Kompas.com - 14/07/2020, 15:01 WIB
Galaxy S6 Edge mengisi baterai di atas aksesori wireless charging pad Oik Yusuf/ Kompas.comGalaxy S6 Edge mengisi baterai di atas aksesori wireless charging pad
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Fitur pengisian baterai di power output mobil memang bukan hal yang baru lagi. Hampir setiap kendaraan roda empat sudah menempatkan fasilitas pengisian baterai gawai tersebut.

Keberadaan fitur tersebut memang bisa dikatakan cukup membantu, terutama saat dalam perjalanan baterai handphone menipis atau bahkan habis.

Dengan adanya fasilitas pengisian daya tersebut, maka ponsel tetap bisa menyala sehingga komunikasi tetap bisa terjaga.

Baca juga: Saat Parkir Mobil Sebaiknya Aktifkan Rem Tangan atau Tidak?

Tetapi, benarkah keberadaan fitur tersebut akan berpengaruh terhadap daya tahan aki? Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor ( TAM) Didi Ahadi mengatakan, output untuk pengisian daya HP tidak akan berpengaruh terhadap usia accumulator.

Ilustrasi Charge Handphone di MobilKOMPAS.com/Ruly Ilustrasi Charge Handphone di Mobil

“Kalau untuk aki tidak ada masalah, selama mesin masih tetap menyala aki akan terus terisi oleh alternator,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (14/7/2020).

Didi menambahkan, jika kondisi mesin mati penggunaan arus untuk mengisi baterai ponsel memang bisa mengurangi arus pada aki.

“Tetapi, jika kondisi aki sistem pengisiannya masih bagus, nanti juga akan mengisi lagi,” tuturnya.

Baca juga: Saat Parkir, Tuas Mobil Transmisi Matik Seharusnya di Posisi P atau N?

Meski begitu, Didi menyarankan agar tidak terbiasa mengisi daya baterai gawai menggunakan power output di mobil.

Alasannya, saat mengisi baterai smartphone menggunakan power output akan berpengaruh pada daya tahan baterai.

Ilustrasi jumper aki mobilGridOto.com/Ryan Ilustrasi jumper aki mobil

“Output yang dikeluarkan tidak stabil, dikuatirkan bisa menurunkan kemampuan baterai HP,” ucapnya.

Kalau pun memang terpaksa untuk menggunakan pengisian menggunakan output bisa dilakukan tetapi sebaiknya tidak terlalu sering atau bahkan menjadi kebiasaan.

Pada kesempatan berbeda, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor ( ADM) Bambang Supriyadi mengatakan, saat melakukan pengisian baterai ponsel di output mobil yang perlu diperhatikan tegangannya.

“Kalau output listriknya sesuai dengan spesifikasi tidak ada masalah,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X