Pabrik Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia Harus Rampung Tahun Ini

Kompas.com - 03/07/2020, 15:51 WIB
Baterai Mobil Listrik Nissan Leaf Foto: Wikipedia/H.KashiokaBaterai Mobil Listrik Nissan Leaf
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian ( Kemenperin) menyatakan bahwa persiapan pembangunan pabrik baterai untuk kendaraan listrik di Indonesia masih terus berjalan walau dihadang pandemi virus corona alias Covid-19.

Bahkan, sebagaimana dikatakan Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika, proyek tersebut diproyeksi bisa rampung pada akhir tahun ini atau awal 2021.

“Untuk cell battery, akhir tahun ini atau awal tahun depan ini juga akan sudah ada industri yang menghasilkan baterai,” katanya dalam diskusi virtual, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Tesla Salip Toyota Jadi Perusahaan Otomotif Paling Mahal di Dunia

Mobil Listrik Mitsubishi di Uji di SumbaKOMPAS.com / Azwar Ferdian Mobil Listrik Mitsubishi di Uji di Sumba

Jika perencanaan sesuai dengan target, lanjut Putu, tak ditampik bahwa Indonesia mampu menjadi pemain atau produsen besar kendaraan listrik berbasis baterai (KBL) di dunia.

"Ini sejalan dengan berbagai keunggulan yang kita miliki, mulai dari biaya tenaga kerja dan energi lebih murah, bahan baku baterai (nikel dan kobalt) melimpah, dan lainnya sehingga amat kompetitif," ujarnya.

BMW Group Indonesia memperkenalkan prototipe garasi khusus untuk mobil listrik di International Motor Show (IIMS) 2018, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (20/4/2018). Garasi ini dapat menghasilkan listrik dari sinar matahari dan memiliki panel surya di bagian atapnya.KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI BMW Group Indonesia memperkenalkan prototipe garasi khusus untuk mobil listrik di International Motor Show (IIMS) 2018, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (20/4/2018). Garasi ini dapat menghasilkan listrik dari sinar matahari dan memiliki panel surya di bagian atapnya.

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang memacu pengembangan pembangkit bersumber energi air dan angin di berbagai wilayah di Indonesia.

“Pengembangan pembangkit listrik tersebut dapat dijadikan sarana untuk meyakinkan dunia internasional bahwa Indonesia mampu menjadi basis produksi KBL yang didukung sumber energi yang ramah lingkungan,” kata Putu lagi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X