Kompas.com - 25/06/2020, 18:15 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewasa ini, aktivitas masyarakat mulai berangsur pulih seiring dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi menuju fase new normal alias kenormalan baru.

Menurut catatan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, sejak beberapa waktu belakangan volume kendaraan di berbagai ruas jalan Ibu Kota mulai mengalami kepadatan sebagai dampak beroperasi kembalinya industri dan bisnis.

Namun, tak sedikit warga yang masih enggan untuk melakukan kegiatan di luar rumah karena potensi penyebaran virus corona (Covid-19) masih cukup tinggi. Sehingga, kendaraan kesayangan pun masih sering berdiam diri di garasi.

Baca juga: Agar Tak Salah Pilih, Begini Tips Membeli Mobil Bekas

Cuci mobil bagian kolong dengan hidrolik Cuci mobil bagian kolong dengan hidrolik

Nah, bagi Anda yang belum membawa kendaraan untuk beraktivitas normal ada beberapa hal yang patut diperhatikan. Pasalnya, mobil yang sering tinggal digarasi berpotensi mengalami penyusutan fungsi, terutama pada tampilan eksteriornya.

"Bila mobil diparkir dalam waktu lama di tempat yang lembab dan tak seharusnya akan membuat karat atau jamur. Ini terjadi karena terkelupasnya lapisan cat pelindung metal pada mobil, yang kemudian terpapar udara luar dan air," kata Herli Barlian, Section Head Used Car & Body Paint Development PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dalam keterangannya, Kamis (25/6/2020).

Untuk mencegah karat pada bodi mobil, lanjutnya, pemilik kendaraan bisa melakukan menghindari parkir terlalu lama di tempat lembap, mencuci mobil yang terkena hujan hingga membersihkan plat bodi dengan yang mengelupas.

Baca juga: Mitsubishi dan Suzuki Salip Penjualan Toyota pada Mei 2020

Suzuki ErtigaKOMPAS.com/Ruly Suzuki Ertiga

"Cegah karat bisa dengan segera cuci terutama bagian bawah mobil jika terkena hujan, periksa karet atau list penahan air di kaca pintu dan segera ganti juka karet sudah bocor atau tidak lentur," ujar Herli.

"Serta, segera bersihkan plat dengan bensin supaya tidak timbul karat jika ada goresan dalam atau cat mengelupas sampai plat bodi," katanya lagi.

Sementara untuk mencegah kaca tidak mudah berjamur, basuh mobil dengan sempurna usai dicuci hingga kering. Jangan biarkan bercak air menempel dan kering dengan sendirinya pada kendaraan.

Selain itu, lakukan pembilasan dengan air bersih jika mobil terkena air hujan atau air kotor. Jika kaca mobil terlanjur berjamur, lap kaca menggunakan alkohol dan gosok dengan kapas, ulangi proses tersebut hingga kaca mobil Anda benar-benar bersih dari jamur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.