Pelek Buatan Indonesia Dilirik Perusahaan Otomotif Italia

Kompas.com - 22/06/2020, 15:11 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Atase Perdagangan Roma memfasilitasi penjajakan kesepakatan dagang (business matching) produk pelek antara perusahaan Italia, MAK SpA dengan perusahaan Indonesia, PAKO Group.

Dilakukan secara virtual, Silvi Charlote Sumanti dari Atase Perdagangan Roma, menyatakan, hal tersebut dilakukan dalam upaya meningkatkan peluang kerja sama perusahaan Indonesia dan Italia di bidang otomotif.

"Tak hanya itu, pertemuan ini juga bertujuan untuk membuka peluang kerja sama kedua perusahaan dan menjadi sarana saling tukar informasi terkait produk yang dibutuhkan," katanya di keterangannya, Sabtu (19/6/2020).

Baca juga: Pasar Otomotif Anjlok, Berikut Mobil Keluarga Terlaris di Mei 2020

Pelek buatan PAKO GROUPNMAA Pelek buatan PAKO GROUP

Dalam kesepakatan dagang tersebut, kedua perusahaan saling memperkenalkan diri dan menjelaskan sejumlah produk yang dimiliki.

Perwakilan MAK menyampaikan, saat ini perusahaannya sudah memulai kembali aktivitasnya setelah dihentikan sementara karena pemberlakuan lockdown di Italia guna menekan penyebaran virus corona alias Covid-19.

Sementara itu, PAKO menyampaikan kualitas produknya yang didukung laboratorium serta bengkel sendiri untuk menunjang kegiatan produksinya.

Ilustrasi pelek mobil.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Ilustrasi pelek mobil.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, MAK memiliki ketertarikan terhadap produk roda baja untuk pelek cadangan dan juga pelek dengan spesifikasi tertentu. Menanggapi peluang ini, PAKO menyapaikan kesiapannya untuk memenuhi kebutuhan MAK," kata Silvi.

"Bahkan, apabila produk yang dibutuhkan MAK saat ini belum tersedia, PAKO siap untuk mengembangkan dan memproduksinya,” lanjutnya.

Baca juga: Benarkah Wanita Lebih Rajin Servis Mobil Dibandingkan Laki-laki?

Pelek buatan PAKO GROUPNMAA Pelek buatan PAKO GROUP

MAK S.p.A merupakan produsen dan distributor baja dan pelek kendaraan dari Italia yang berdiri sejak 1990. Sekitar 70 persen produk pelek dihasilkan MAK S.p.A dan 30 persen diimpor dari Cina, Taiwan, dan Thailand.

Sementara, PAKO Group merupakan perusahaan produsen baja dan pelek kendaraan dari Indonesia yang berdiri sejak 1976. Produk PAKO Group dipasarkan untuk kebutuhan domestik dan diekspor ke berbagai negara.

“Selanjutnya, pihak MAK menyampaikan keinginannya untuk segera berkunjung ke pabrik PAKO di Karawang dan Sunter saat perjalanan ke Indonesia sudah memungkinkan,” ujarnya lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.