Investasi Pabrik Mesin Xpander Batal, Nissan Angkat Tangan

Kompas.com - 16/06/2020, 07:02 WIB
All New Nissan Livina di Telkomsel IIMS 2019 All New Nissan Livina di Telkomsel IIMS 2019
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak hanya menutup pabrik, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) ternyata juga mengurungkan niatnya memproduksi mesin 1.500 cc yang dipasok untuk Mitsubishi Xpander.

Padahal rencana investasi pabrik mesin Xpander sempat digembar-gemborkan sejak 2018 dan mau realisasi 2020. Selain untuk mendongkrak penggunaan suku cadang lokal, rencana investasi ini semula berniat mendorong sektor ekonomi Indonesia.

Isao Sekiguchi, Presiden Direktur PT NMI, mengatakan rencana untuk memproduksi mesin yang semula dijadwalkan menggunakan fasilitas pabrik Nissan. Namun, Nissan akhirnya angkat tangan dan menyerahkan produksi ke Mitsubishi sebagai aliansinya.

Baca juga: Hanya Ada 100 Unit, Nissan Livina Sporty Package Dijual Rp 265,4 Juta

"Kami sudah memutuskan dan setuju dengan Mitsubishi bila untuk rencana produksi mesin akan dilakukan juga oleh Mitsubishi. Jadi Nissan tak lagi produksi kendaraan termasuk mesin," ujar Sekiguchi saat sesi wawancana eksklusif bersama Kompas.com, Senin (15/6/2020).

PT Nissan Motor Indonesia meluncurkan Nissan Livina Sporty PackageNMI PT Nissan Motor Indonesia meluncurkan Nissan Livina Sporty Package

Namun demikian, Sekiguchi memastikan bila Nissan sudah memiliki banyak rencana ke depan. Termasuk soal kerja sama yang lebih serius dengan Mitsubishi di Indonesia dalam hal produk.

Lantaran itu, Sekiguchi menjamin bila dengan ditutupnya pabrik Nissan bukan berarti pihaknya tak akan melakukan kegiatan produksi secara lokal lagi di Indonesia, tapi sebaliknya.

Hal tersebut diklaim sekaligus menjadi jawaban bagi sebagian orang yang menggangap bila Nissan nantinya akan berubah status menjadi importir saja.

Baca juga: Saat Toyota Innova Punya Kabin ala Jet Pribadi

"Kami memutuskan untuk menutup pabrik, tapi kami akan tetap memproduksi mobil di Indonesia di pabrik aliansi kami yang mana itu adalah Mitsubishi. Kami memiliki relasi dengan Mitsubishi, dan kami sudah mulai eksplorasi beragam kemungkinan lainnya untuk Indonesia," ujar Sekiguchi.

Test Drive Mitsubishi XpanderKOMPAS.com/Dio Test Drive Mitsubishi Xpander

"Saya tak bisa menyampaikan secara spesifik poin soal ini, tapi intinya sudah banyak diskusi yang kami lakukan bersama Mitsubishi. Jadi ini adalah key point-nya, Nissan tidak akan berhenti produksi mobil lokal di Indonesia, tapi kami akan bawa banyak model lainnya," kata dia.

Sebelumnyai, pada 2018, Mitsubishi mengumumkan bahwa mesin Xpander akan diproduksi lokal mulai 2020 oleh Nissan. Seperti diketahui, keduanya adalah dua merek asal Jepang yang sudah beraliansi.

Baca juga: Wujud Nissan X-Trail 2021 yang Segera Meluncur

Pabrik Nissan diklaim mampu memproduksi mesin sekitar 160.000 unit per tahun yang akan digunakan untuk kedua produk kembarannya, yakni Livina dan Xpander.

Mitsubishi Xpander meluncur di Jawa Barat Mitsubishi Xpander meluncur di Jawa Barat

CEO Mitsubishi Motors Osamu Masuko mengatakan, langkah ini juga akan berdampak baik bagi semua sektor. Apalagi dengan mesin yang diproduksi oleh NMI bisa menambah peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia.

"Total investasi ini dilakukan oleh Nissan bukan kami, dan kami akan melakukan suplai Xpander ke Nissan mulai awal 2019," ucap Masuko di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 2018 silam.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X