Darurat, Mobil Pemadam atau Ambulans yang Duluan Lewat?

Kompas.com - 02/06/2020, 08:22 WIB
Massa aksi melakukan pembajakan sebuah mobil pemadam kebakaran saat terjadinya kericuhan di atas jalan layang Slipi Jaya, Jakarta, Rabu (22/5/2019). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj. MUHAMMAD IQBALMassa aksi melakukan pembajakan sebuah mobil pemadam kebakaran saat terjadinya kericuhan di atas jalan layang Slipi Jaya, Jakarta, Rabu (22/5/2019). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam peraturan yang berlaku di Indonesia, ada tujuh kelompok pengguna jalan yang memiliki hak utama di jalan raya. Salah satunya ialah mobil dinas pemadam kebakaran dan ambulan.

Edo Rusyanto, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) mengatakan, meski pada dasarnya sudah diatur oleh UU, tapi masih bisa dikerucutkan pada dua alasan besar, yaitu genting dan penting.

Baca juga: Hilangkan Kebiasaan Jari Kiri Nyangkut di Tuas Kopling

"Boleh jadi, kendaraan pemadam kebakaran yang sedang bertugas ditempatkan di urutan teratas dalam para pemilik hak utama karena dilandasi situasi genting. Begitu juga dengan ambulans yang berada di urutan kedua sang pemilik hak utama," katanya belum lama ini.

Sejumlah petugas dengan APD lengkap menggunakan mobil ambulance melintas di sekitar alun-alun Kota Malang, Jumat (27/3/2020).KOMPAS.COM/ANDI HARTIK Sejumlah petugas dengan APD lengkap menggunakan mobil ambulance melintas di sekitar alun-alun Kota Malang, Jumat (27/3/2020).

Edo mengatakan mobil pemadam dan ambulans pantas mendapat penggunaan hak utama karena terkait etika. Di mana pengguna jalan seharusnya mengedepankan nurani dan akal sehat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Naik Motor Sport, Begini Teknik Benar Pengeremannya

Tujuh kelompok yang punya hak utama di jalan raya diatur di Undang Undang (UU) No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), khususnya pasal 134.

Tujuh kelompok tersebut yaitu mobil pemadam, ambulans, kendaraan yang sedang memberikan pertolongan, kendaraan pimpinan lembaga negara, kendaraan pimpinan pejabat negara asing, iring-iringan pengantar jenazah, dan konvoi kendaraan tertentu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.