Penyekatan Arus Balik Lebaran Diperketat Sebelum Sampai Jakarta

Kompas.com - 26/05/2020, 12:22 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPetugas melakukan pemeriksaan di check point penyekatan pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek Km 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan pemerintah mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepolisian bakal lebih ketat melakukan penjagaan di semua titik pos penyekatan, terutama saat arus balik Lebaran 2020. Terlebih lagi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga 4 Juni mendatang.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan, pihaknya bakal melakukan penjagaan mulai H+1 sampai H+7 Lebaran tahun 2020.

“Tentunya penyekatan arus balik ini kami harapkan didominasi oleh beberapa Polda atau beberapa wilayah yang akan dilalui arus balik,” ucap Fahri dalam konferensi video, Jumat (22/5/2020).

Baca juga: Berbahayakah Tinggalkan Hand Sanitizer di Kabin Mobil?

Sejumlah kendaraan tengah mengantre di pos check point dan pemeriksaan SIKM DKI Jakarta di tol Japek kilometer 47 B, Minggu (25/5/2020).KOMPAS.COM/FARIDA Sejumlah kendaraan tengah mengantre di pos check point dan pemeriksaan SIKM DKI Jakarta di tol Japek kilometer 47 B, Minggu (25/5/2020).

“Misalkan di Karawang, di Cipali, atau daerah-daerah tempat start-nya arus balik ini,” katanya.

Menurut dia, hal ini dilakukan karena warga yang ingin masuk wilayah DKI Jakarta harus memiliki surat izin keluar masuk (SIKM).

“Jadi kalau dia masuk Jakarta tanpa SIKM, dia akan diputarbalikkan. Atau nanti kalau dia sudah lolos ke Jakarta, tapi ditemukan tidak punya SIKM, nanti akan dikarantina selama 14 hari rencananya,” ujar Fahri.

Baca juga: Skutik Usia 5 Tahun Lebih, Wajib Ganti Komponen Ini

Anggota polisi di Cianjur, Jawa Barat, menghalau kendaraan dari arah Bogor yang hendak masuk ke wilayah Kabupaten Cianjur melalui jalur Puncak.Istimewa Anggota polisi di Cianjur, Jawa Barat, menghalau kendaraan dari arah Bogor yang hendak masuk ke wilayah Kabupaten Cianjur melalui jalur Puncak.

Oleh sebab itu, Polda Metro Jaya bakal berkoordinasi dengan Polda atau beberapa wilayah yang dilalui arus balik Lebaran tahun ini.

“Kami harapkan sebelum masuk wilayah hukum Polda Metro Jaya ini sudah dilakukan di wilayah Polda-polda lain,” kata Fahri.

“Misalkan di Cikupa, pertigaan Cikupa itu kan bisa jadi pos penyekatan. Kalau di Polda Metro Jaya, ini sudah menjadi tujuan terakhir,” tuturnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X