Catat, Ini Modifikasi Motor yang Justru Berbahaya

Kompas.com - 24/05/2020, 07:02 WIB
sandaran pada motor ojol Kompas.com/Fathan Radityasanisandaran pada motor ojol

JAKARTA, KOMPAS.com – Modifikasi pada motor adalah pilihan pemilik kendaraan untuk meningkatkan penampilan. Walaupun modifikasi bisa meningkatkan penampilan, tetapi ada juga yang justru berbahaya.

Setyo Suyarko, Trainer Yamaha Riding Academy On Road and Off Road, mengatakan, ada beberapa modifikasi pada motor yang bisa berbahaya, baik untuk pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lain.

“Modifikasi yang pertama dan bisa membahayakan yaitu penambahan sandaran belakang untuk pembonceng. Dengan adanya sandaran tersebut, jika terjadi kecelakaan, pembonceng ikut terseret motornya,” kata Setyo kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pengguna Motor Harus Lakukan Ini Apabila New Normal Diterapkan

dudukan plat nomorKompas.com/Fathan Radityasani dudukan plat nomor

Modifikasi selanjutnya yaitu penambahan atau penggantian lampu motor yang menyilaukan. Cahaya lampu bisa mengganggu pengendara dari arah yang berlawanan, sehingga pengendara terganggu konsentrasinya dan tingkat kecelakaan bisa bertambah.

“Penggantian lampu yang silau bisa meningkatkan risiko kecelakaan. Selain itu, cahayanya juga mengganggu pengendara dari arah berlawanan,” ucap Setyo.

Selanjutnya, melakukan pemasangan dudukan pelat nomor di depan ban depan juga bisa membahayakan. Jika patah, bisa langsung mengenai ban depan dan motor jadi sulit dikendalikan. Bisa juga ketika kecelakaan, bisa menambah parah luka dari korban.

“Dudukan pelat yang di ban motor bisa patah dan membahayakan pengendara itu sendiri. Dikarenakan patahan yang langsung mengenai ban depan, membuat motor sulit dikendalikan,” ujar Setyo.

Baca juga: Honda Brio Salip Toyota Avanza di Penjualan April 2020

Terakhir, penambahan kursi untuk anak-anak di dek motor. Dengan adanya penambahan kursi untuk anak, pandangan pengendara bisa terganggu dan manuver kendaraannya bisa berkurang karena terhalang kursi.

Andi "Atenx" Akbar, pemilik dari Katros Garage, menambahkan, modifikasi yang bisa membahayakan bagi pengendara lain, baik yang hanya mengganti suku cadang maupun sampai mengubah dimensi motor.

"Pertama, mika lampu belakang diganti dengan yang bening, itu sudah pasti menyilaukan pengendara di belakang. Menggunakan ban ukuran kecil untuk harian, grip ban akan berkurang dan berbahaya untuk manuver," kata Atenx kepada Kompas.com.

Mika lampu beningwww.welovehonda.com Mika lampu bening

Modifikasi penggantian suku cadang seperti upgrade piringan rem dengan produk yang tidak berkualitas. Performa rem akan tidak maksimal jika piringannya tidak rata. Lalu mengganti spion dengan ukuran yang lebih kecil. Berbahaya bagi yang belum terbiasa karena jarak pandang yang terbatas.

"Ada juga modifikasi yang mengubah dimensi seperti jarak sumbu roda yang terlalu ekstrem, bisa memengaruhi handling dari motor tersebut. Lalu merendahkan motor sampai tidak terlihat dari mobil, bisa bahaya kalau tidak kelihatan oleh pengemudi," ujar Atenx.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X