Pengusaha Jangan Sampai Tertipu, Begini Baca Kode Ban Kendaraan Niaga

Kompas.com - 01/05/2020, 12:02 WIB
Spesifikasi ban bus gitifleet.co.idSpesifikasi ban bus

JAKARTA, KOMPAS.comBan pada kendaraan niaga seperti bus dan truk memiliki dua jenis konstruksi, bias dan radial. Masing-masing ban memiliki keunggulan tersendiri.

Selain itu, cara membaca kode ban bus dan truk tidak bisa disamakan dengan kendaraan penumpang, jadi jangan sampai tertipu, terutama para pengusaha.

Melalui kode ban bus dan truk, kita bisa mengetahui lebar, konstruksi, diameter pelek, ply rating, load index, dan speed symbol. Pada ban bias dan radial, terlihat pada simbol yang digunakan dalam kode yang menempel di dinding ban.

Bambang Widjanarko, wakil ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta dan Independent Tire Analyst, akan menjelaskan apa arti dari kode yang ada pada ban bus dan truk.

Baca juga: Ini Cara Dapat Izin Mudik untuk Para Pengguna Kendaraan

Tabel load indexbankjim Tabel load index

“Pembeda antara konstruksi bias dan radial pada ban bus tertera pada kode bannya. Jika ban bias, memiliki simbol ‘-‘ sedangkan radial ‘R’. sebagai contoh, ban bias memiliki kode 10.00 – 20 16PR 146/143 J, sedangkan untuk radial tanda ‘-‘ diganti ‘R’,” jelas Bambang pada sesi kuliah di akun grup Telegram Indonesia Truckers Club beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, untuk angka yang ada pada dinding ban, 10.00 menjelaskan lebar ban dalam inci. Lalu angka 20 memiliki arti diameter pelek dalam inci. Kemudian untuk 16PR memiliki arti kekuatan lembar kawat baja pada ban setara dengan 16 lapis benang nylon (ply rating).

Kemudian untuk 146/143 merupakan arti dari load index (kemampuan ban menanggung berat). Ada dua load index karena sesuai dengan bagaimana ban dipasang, tunggal untuk bagian depan atau ganda untuk ban belakang.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini 5 Warna Pelat Nomor Kendaraan di Indonesia

Menurut tabel load index, kode 146 mampu menanggung berat 3.000 kg, sedangkan 143 mampu 2.725. Jadi kemampuan menanggung berat ban tergantung letak pemasangan, bisa di depan atau belakang.

Terakhir yaitu huruf J yang memiliki arti sebagai simbol kecepatan. Simbol J, memiliki arti kalau ban mampu berjalan sampai dengan kecepatan 100 kpj dengan menanggung berat sesuai load index.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X