Persempit Gerak Maling, Jangan Matikan Sensor Getar pada Mobil

Kompas.com - 20/04/2020, 12:02 WIB
Ilustrasi sistem Keyless. istIlustrasi sistem Keyless.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa mobil baru biasanya sudah dilengkapi dengan sensor getar sebagai pelengkap pada alarm. Fitur ini pun cukup ampuh dalam membantu sistem pengamanan pada mobil.

Namun sayangnya, kebanyakan pemilik mobil justru memilih tak mengatifkan fitur tersebut karena dianggap terlalu sensitif. Keberadaanya yang mudah merespon saat ada getaran dianggap terlalu bising dan membuat aki menjadi boros.

Padahal keberandaan sensor getar cukup ampuh mempersulit ruang gerak tangan jahil maling yang berniat untuk mencuri barang atau mobil yang sedang diparkir.

Baca juga: Jurus Sederhana Bikin Maling Malas Mencuri Mobil

"Namanya sensor getar memang sensitif terhadap gerakan, suara keras dan lainnya, jadi kebanyakan orang itu pilih untuk mematikan. Ada baiknya untuk menunda maling beraksi, fitur ini kembali di aktifkan lagi," ucap Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Minggu (19/4/2020).

Ilustrasi maling mobil saat parkir di luar rumahhttps://www.allstate.com/ Ilustrasi maling mobil saat parkir di luar rumah

Sensor getar, menurut Suparna bisa membantu mengamankan saat ada maling yang mencoba mendorong, membuka paksa kunci mobil, menagambil spion, sampai memecahkan kaca jendela. Bila fitur tersebut tidak diaktifkan, otomatis alarm tidak akan bekerja.

Apalagi akhir-akhir ini, mulai marak kembali pencurian mobil di tengah sulitnya perekonomian imbas pandemi corona ( Covid-19) yang sedang melanda hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Babak Belur Dihajar Corona, Pengusaha Bus Banting Setir Antar Paket

Dengan sensor yang kembali di aktifkan, menurut Suparna minimal akan menghambat kerja maling saat akan mencuri. Bahkan bisa membuat maling mikir konsekuensinya saat alarm menyala.

Jika baterai remote keyless habis, hanya tinggal hadapkan logo Toyota pada tombol engine start stop.Ghulam/Otomania Jika baterai remote keyless habis, hanya tinggal hadapkan logo Toyota pada tombol engine start stop.

"Mau parkir di dalam garasi atau luar, baiknya memang semua fitur keamanan pada mobil di terapkan," ujar Suparna.

"Kembalikan fungsinya sebagai perangkat keamanan, sehingga saat kita sedang lengah atau mobil tidak dalam pengasan ada sinyal yang menjadi pemberitahuan pada kita," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X