Gagal Tampil, Builder Indonesia Bawa Inspirasi dari Negeri Paman Sam

Kompas.com - 27/03/2020, 12:01 WIB
Tim Suryanation Motorland berpose bersama salah satu mobil ikonik ?Dragster? milik Mooneyes Dok. Suryanation MotorlandTim Suryanation Motorland berpose bersama salah satu mobil ikonik ?Dragster? milik Mooneyes
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Meski ajang Mama Tried Show ditunda akibat dampak virus corona (Covid-19), namun perjalanan tim Suryanation Motorland ke Amerika Serikat tidak sia-sia.

Beberapa aktivitas lain dapat dilakukan. Bahkan selama satu minggu perjalanan di negeri paman sam, para peserta juga telah mendapat banyak bekal pengalaman serta wawasan baru.

Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committee, mengatakan selama perjalanan di beberapa lokasi tim mendapatkan sambutan yang sangat terbuka dari para builder lokal yang tak enggan berbagi kisah pengalamannya.

Baca juga: Jangan Mager, Begini Cara Benar Panaskan Mobil Saat WFH

"Tujuan utama dari perjalanan ini adalah untuk memberikan kesempatan bagi builder Tanah Air melihat perkembangan dunia custom di Amerika Serikat yang jadi salah satu kiblat dunia custom internasional," ucap Rizky dalam keterangan resminya, Kamis (26/3/2020).

Perjalanan tim Suryanation di Amerika SerikatSuryanation Motorland Perjalanan tim Suryanation di Amerika Serikat

Menurut Rizky, sejak awal Suryanation Motorland memang memiliki misi memajukan custom scene di Indonesia.

Salah satu caranya ditempuh dengan mengadakan kompetisi dan membawa pemenangnya ikut serta dalam custom show berkelas dunia, seperti Yokohama Hot Rod Custom Show, Motor Bike Expo dan Custombike Show.

Walau tahun ini motor-motor custom garapan modifikator Indonesia gagal unjuk gigi akibat acara yang ditunda, namun hal tersebut tetap memberikan sebuah pengalaman baru.

Apalagi beberapa builder internasional juga sempat melihat karya yang dibawa dari Indonesia dan banyak dari mereka yang memberikan apresiasi positif mengenai motor custom Indonesia.

Perjalanan tim dalam mencari inspirasi dan menambah wawasan dilakukan dengan mengunjungi beberapa lokasi dan builder di Amerika Serikat, salah satunya museum Harley-Davidson. Pada kesempatan ini tim tak hanya mendapat pengetahuan sejarah lahirnya Harley, tapi juga informasi mengenai inovasi dari sisi desain maupun teknologi dari tiap produk.

Perjalanan tim Suryanation di Amerika SerikatSuryanation Motorland Perjalanan tim Suryanation di Amerika Serikat

Kunjungan ke Arlen Ness Motorcycle juga memberikan kesempatan bagi modifikator Indonesia melihat karya-karya dari builder legendaris yang dikenal memiliki karakter yang khas dan eksperimental. Bahkan tim juga mendapat kehormatan melihat motor custom yang masih dirahasiakan karena masih dalam tahap pengerjaan.

Baca juga: Imbas Corona, Motor Custom Indonesia Batal Tampil di Amerika

Tak hanya itu, tim juga sempat menyambangi Mooneyes Company dan berbagi cerita dalam membangum bisnis, lalu dilanjutkan ke David Freston, Chabott Engineering, serta Yaniv Evan, builder dari Powerplant Motorcycles. Terakhir ditutup dengan riding menjelajah kota Los Angeles melewati beberapa landmark populer serta tempat-tempat historis dan legendaris.

Perjalanan tim Suryanation di Amerika SerikatSuryanation Motorland Perjalanan tim Suryanation di Amerika Serikat

"Meski lebih singkat dari rencana awal, kami berusaha untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin sehingga tetap bisa memberikan pengalaman dan juga perjalanan yang tidak terlupakan. Kami juga berharap bisa memberikan motivasi dan juga dorongan bagi mereka untuk tetap berkarya," ujar Rizky.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X