Persebaran Corona Masih Luas, Jadwal MotoPG Jerez Terancam Batal

Kompas.com - 20/03/2020, 12:22 WIB
Repsol Honda Teams Spanish rider Marc Marquez leads the race after the start of the MotoGP race of the Spanish Grand Prix at the Jerez - Angel Nieto circuit in Jerez de la Frontera on May 5, 2019. (Photo by JORGE GUERRERO / AFP) JORGE GUERRERORepsol Honda Teams Spanish rider Marc Marquez leads the race after the start of the MotoGP race of the Spanish Grand Prix at the Jerez - Angel Nieto circuit in Jerez de la Frontera on May 5, 2019. (Photo by JORGE GUERRERO / AFP)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyebaran virus covid-19 atau corona membuat jadwal MotoGP 2020 mesti diubah. Seri kedua yang rencananya digelar di Thailand kini dipindah ke Jerez Spanyol pada 3 Mei mendatang.

Meski demikian, melihat peta persebaran virus yang makin luas, Presiden IRTA Herve Poncharal pun mulai ragu bahwa GP Jerez yang aslinya merupakan seri kelima tahun ini juga bakal bisa menggelar balapan.

"Saat ini kami tidak bisa mengabaikan apa pun, kami harus jujur dan mengakui bahwa tidak ada yang tahu sejauh mana virus akan menyebar dan tidak ada yang tahu berapa lama peraturan dan langkah-langkah baru akan berlaku," kata Herve kepada Speedweek.com, dikutip Jumat (20/3/2020).

Baca juga: Suzuki Lebih Utamakan Kesehatan Ketimbang Balap MotoGP

Manajer tim Yamaha Tech3, Herve Poncharal (kanan).MOTOGP.COM Manajer tim Yamaha Tech3, Herve Poncharal (kanan).

Bahkan bukan cuma Jerez, jika sejauh ini belum ada terobosan dramatis untuk mengendalikan penyebaran virus maka bukan tak mungkin GP Perancis dan GP Italia bakal ditunda mengikuti Thailand dan Argentina.

"Sebagian besar negara di Eropa telah ditutup. Pertandingan olahraga besar telah dibatalkan, semua balapan motor, turnamen tenis Roland Garros, Piala Dunia akan berlangsung pada 2021, dan ada tanda tanya besar di belakang Pertandingan Olimpiade di Jepang pada bulan Juli," katanya.

"Jadi sebelum kita dapat kembali ke kehidupan normal dan mengumpulkan 100.000 orang di lintasan balap pada hari Minggu, maka masih banyak air akan mengalir di bawah jembatan (banyak yang mesti dikerjakan," katanya.

Baca juga: Pembangunan Sirkuit Mandalika Tak Terkendala Wabah Virus Corona

Poncharal mengatakan, melihat situasi di mana balapan akan dimulai Mei dan berakhir akhir November, rasanya tidak mungkin bisa menggelar 19 seri semuanya.

"Bagi saya, tampaknya tidak mungkin bahwa kami akan memiliki kesempatan untuk melakukan nomor ini. Tetapi saya menekankan bahwa ini hanya pandangan pribadi saya. Saya melihat semua negara memperketat tindakan mereka hari demi hari dan saya sangat curiga seri bulan Mei berada dalam bahaya besar," katanya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X