Catat, Ini Mobil Lawas yang Punya Harga Ratusan Juta Rupiah

Kompas.com - 13/03/2020, 07:32 WIB
Deretan mobil lawas milik para anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang ikut serta dalam konvoi ke Bogor, Minggu (21/1/2018). Kompas.com/Alsadad RudiDeretan mobil lawas milik para anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang ikut serta dalam konvoi ke Bogor, Minggu (21/1/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Memiliki mobil lawas atau retro barangkali jadi impian beberapa orang. Namun, faktor harga sering kali jadi sandungan, apalagi banderol mobil tua sering kali cukup tinggi, bahkan setara dengan nilai mobil baru.

Helmie Sarosa, pemilik showroom mobil lawas Kedai Built Up di Bekasi, Jawa Barat, mengatakan, banderol mobil lawas di pasaran terbilang bervariasi. Tak ada patokan yang jelas perihal harganya.

“Makanya saya bilang investasi tidak hanya pada emas. Simpel aja, mobil built up (CBU/Completely Built Up), mobil retro tahun 70-an atau 80-an itu akan naik,” ujarnya kepada Kompas.com Kamis (12/3/2020).

Baca juga: Beda dengan Bensin, Mobil Diesel Jangan Dipaksa saat Indikator Solar E

Ilustrasi Corolla DX Station WagonOtomotifnet Ilustrasi Corolla DX Station Wagon

Meski begitu, tak semua mobil lawas bisa jadi investasi. Ada beberapa kriteria yang membuat mobil tersebut bisa terus meningkat harganya, bahkan mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut Helmi, kriteria pertama mobil harus datang langsung dari luar negeri dan bukan yang dijual oleh agen pemegang merek (APM) di sini.

“Misalnya Mazda MX6 atau Mazda Astina, itu mobil keren dan unik, tapi harganya tidak begitu signifikan naiknya. Karena dulu banyak dijual di sini,” kata Helmie.

Baca juga: Jangan Panik, Ini Jarak yang Bisa Ditempuh Ketika Indikator Bensin E

Restorasi Toyota Land Cruiser FJ43 di SEMA 2016.Carscoops Restorasi Toyota Land Cruiser FJ43 di SEMA 2016.

“Ada mobil lokal yang naik terus, kayak Corolla DX atau Hardtop. Tapi kalau dibandingkan dengan yang model built up, pasti lebih tinggi lagi, misalnya DX versi kupe atau hardtop versi Australia,” ucapnya.

Selain itu, mobil harus punya keunikan dibandingkan mobil yang banyak beredar di Indonesia. Misalnya mobil jenis coupe atau dua pintu, station wagon, hingga convertible atau atap terbuka.

Helmie mengilustrasikan, Corolla DX model sedan yang kondisinya sudah rapi jika dijual sekitar Rp 100 jutaan. Sementara untuk model coupe atau station wagon bisa mencapai Rp 150 jutaan hingga Rp 170 jutaan.

“Mereknya harus sudah ada di Indonesia, tapi modelnya jarang. Seperti model coupe atau station wagon itu harganya enggak pernah turun, karena jarang di Indonesia, makanya lebih diminati,” ujar Helmie.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X