Suzuki Satria, yang Pernah Jadi Obat Ganteng Anak Gaul

Kompas.com - 10/03/2020, 17:52 WIB
Ilustrasi motor bekas Suzuki Satria Hiu GridOto.comIlustrasi motor bekas Suzuki Satria Hiu

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiap pabrikan sepeda motor pasti memiliki satu atau beberapa motor yang legendaris. Contohnya di Suzuki, ada Satria yang sudah diproduksi bertahun-tahun dan telah melalui beberapa generasi.

Motor bebek ini sudah terkenal sejak era 2-tak. Satria 2-tak dulunya dikenal sebagai motor bebek underbone dengan performa yang tinggi.

Pertama kali diluncurkan pada tahun 1997, motor ini masih memiliki tempat bagi para pecinta roda dua.

Baca juga: Pilihan Motor Bekas 2-Tak, dari Satria Hiu Sampai Ninja RR

Ada beberapa kali ubahan yang dilakukan Suzuki untuk Satria. Tercatat, motor ini sudah mengalami perubahan hingga tujuh kali, mulai dari 2-tak hingga 4-tak.

1. Satria 120S

Suzuki Satria 120SIstimewa Suzuki Satria 120S

Meluncur pada Oktober 1997, Satria 120S dibangun menggunakan basis dari RG Sport 110. Dengan konfigurasi mesin yang tegak, Suzuki membekali motor ini dengan mesin berkapasitas 120 cc 2-tak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mesin Satria 120S bisa menghasilkan tenaga hingga 13,5 tk pada putaran 8.000 rpm dengan 5-percepatan semi-otomatis. Pada masa itu, kebanyakan motor bebek yang beredar menggunakan mesin tidur atau horizontal.

Selain mesinnya yang bertenaga, keunggulan lain dari Satria saat itu adalah pengeremannya yang sudah menggunakan rem cakram untuk depan dan belakang.

Sedangkan, motor bebek saat itu kebanyakan masih menggunakan rem tromol untuk rem belakang.

Di masa itu, Satria punya tampilan paling berbeda dari motor bebek sekelasnya. Sasisnya berbentuk kotak dan suspensi belakang sudah pakai monoshock. Satria 120S dipasarkan hingga 1999.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.