Mesin Isuzu Panther Masih Bisa Memenuhi Standar Euro IV

Kompas.com - 06/03/2020, 19:45 WIB
Isuzu Panther Grand Touring kompas.comIsuzu Panther Grand Touring
|

JAKARTA, KOMPAS.comIsuzu Panther kabarnya bakal berhenti diproduksi, karena mesin diesel yang diusung sudah tak mampu memenuhi standar emisi Euro IV yang bakal diterapkan 2021.

Meski begitu, Panther dipastikan masih diproduksi dan dijual di Indonesia. Hal ini dipastikan oleh Attias Asril, General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), kepada Kompas.com belum lama ini.

Menurutnya, perusahaan masih belum memutuskan perihal rencana Panther di masa mendatang. Attias menambahkan, Panther masih dicari konsumennya yang sebagian besar merupakan fanatik diesel.

Baca juga: Toyota Pantau Kehadiran Pendatang Baru MG Motor di Indonesia

Isuzu Traga, model pikap medium.KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Isuzu Traga, model pikap medium.

Menanggapi soal mesin Panther yang tak bisa memenuhi standar emisi Euro IV, Harmoko Setyawan, Prototype & Test Dept. Head Product Development Div. PT IAMI, coba kasih pendapat.

Harmoko mengatakan, mesin Panther secara basis sama dengan milik Traga, yang bisa ditingkatkan agar lolos standar emisi Euro IV.

“Sebenarnya dari sisi mesin saja bisa, tapi kendalanya secara value masih masuk atau enggak. Saat ini posisinya (Panther) sedang dikaji sama tim marketing untuk kelanjutannya seperti apa,” ucapnya saat ditemui di Jakarta (6/3/2020).

Baca juga: Honda Tanggapi Santai MG ZS Tantang HR-V

Mesin Isuzu Panther yang sudah dimodifikasiGridOto.com Mesin Isuzu Panther yang sudah dimodifikasi

Untuk diketahui, mesin Panther dan Traga sama-sama mengusung unit 4JA1L. Namun untuk Traga sudah bisa menyesuaikan dengan standar Euro IV.

“Kalaupun mesin Panther harus lanjut ke Euro4, value-nya sedang dikaji, apa yang mau dikejar, itu sedang dipelajari tim marketing,” kata Harmoko.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X