Virus Corona Diprediksi Guncang Industri Otomotif Global

Kompas.com - 10/02/2020, 06:22 WIB
Pabrik perakitan SGMW Motor Indonesia (Wuling Indonesia) di Bekasi, Jawa Barat. Febri Ardani/KompasOtomotifPabrik perakitan SGMW Motor Indonesia (Wuling Indonesia) di Bekasi, Jawa Barat.

WUHAN, KOMPAS.com - Wabah virus corona di China diprediksi akan mengguncang industri otomotif global karena memberikan dampak jangka panjang. Berbagai masalah bisa bermunculan, mulai dari rantai pasokan suku cadang, komponen, hingga penurunan penjualan.

Dilansir Carscoops, pasar kendaraan bermotor roda empat di China sebelum merebaknya virus corona mengalami pelemahan selama dua tahun berturut-turut.

Hal itu dikarenakan melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional China dan hilangnya insentif pajak untuk mobil listrik.

Dengan adanya persebaran virus corona, kini banyak pabrik di China, khususnya kawasan industri Wuhan, diharuskan untuk tutup sampai minggu depan, Senin (17/2/2020). Bahkan, ada yang memutuskan berhenti beraktivitas hingga Maret mendatang.

Baca juga: Daftar Harga Honda Civic Estilo Seken, Tembus Rp 250 Jutaan

Dampak Virus Corona, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan ketat di sejumlah wilayah di ChinaHollywoodreporter.com Dampak Virus Corona, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan ketat di sejumlah wilayah di China

Perusahaan mobil dengan pabrik di Kota Wuhan yang merupakan pusat dari virus corona antara lain General Motors (GM), Nissan, Renault, Honda, dan Grup PSA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Volkswagen (VW), walau tak langsung punya pabrik besar di Wuhan, juga memiliki risiko yang sama besarnya. Itu dikarenakan VW mengoperasikan 24 pabrik yang memproduksi mobil dan suku cadang di China dengan jumlah tidak kurang dari 40 persen dari produksi global.

Untuk saat ini, VW menyebut bahwa pengiriman unit dan rantai pasokannya belum berubah. Stok yang tersedia masih memungkinkan untuk memenuhi seluruh pengiriman sesuai jadwal.

Namun, jika krisis ini terus berlanjut, ada kemungkinan rantai pasokan kendaraan roda empat global akan terdampak.

Baca juga: Virus Corona Menyerang, Otomotif China dan Dunia Lumpuh

Seorang perempuan warga kota Wuhan, China, mengenakan masker untuk menghindari terinfeksi virus corona yang mematikan saat berbelanja di sebuah pasar di kota Wuhan, Minggu (26/2/2020).AFP/HECTOR RETAMAL Seorang perempuan warga kota Wuhan, China, mengenakan masker untuk menghindari terinfeksi virus corona yang mematikan saat berbelanja di sebuah pasar di kota Wuhan, Minggu (26/2/2020).

Tidak sampai di sana, pemasok otomotif besar, seperti Bosch, Schaeffler, ZF Friedrichshafen, Faurecia, dan Valeo, memiliki operasi signifikan di China. Mereka terancam untuk bernasib sama dengan VW ataupun pabrikan mobil lainnya.

Awal pekan ini, Hyundai membuat keputusan drastis untuk menunda produksi di pabrik-pabrik Korea Selatan karena virus corona telah memengaruhi pasokan suku cadangnya dari China.

"Bahkan, industri otomotif yang tampaknya memiliki eksposur rendah ke pemasok dari China terpengaruh karena beberapa dari supplier mereka sangat bergantung pada input dari China," kata ekonom global di Capital Economics Simon MacAdam.

"Ini akan membuat kemacetan dalam produksi satu komponen bernilai rendah, tapi dampak panjangnya membuat produksi hilir terganggu," lanjutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Carscoops
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.