Waspada Rem Motor Mengunci Pasca Terabas Banjir

Kompas.com - 08/02/2020, 11:45 WIB
Ilustrasi Motor yang Kebanjiran. KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOIlustrasi Motor yang Kebanjiran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian wilayah di DKI Jakarta kembali diterjang banjir sejak Sabtu (8/2/2020) pagi hari. Khususnya Jakarta bagian utara dan pusat, banjir bisa mencapai ketinggian hingga 30 centimeter.

Ketinggian tersebut sudah dapat merendam bagian rem, baik depan maupun belakang. Kinerja rem motor yang menggunakan cakram atau teromol dapat berkurang setelah menerabas banjir.

Baca juga: Servis Motor Matik yang Terendam Banjir Harus Bongkar CVT

Sriyono, Technical Service Division, PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, bagian rem yang paling terpengaruh akibat banjir adalah rem teromol. Biasanya, rem ini masih digunakan untuk sebagian motor bebek dan skutik.

Banjir di Jalan Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara, Sabtu (8/2/2020)KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJAR Banjir di Jalan Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara, Sabtu (8/2/2020)

"Biasanya rem tromol akan mengunci. Ini karena permukaan kampas rem basah karena air sehingga menempel di rumah rem akibatnya motor susah bergerak," ujar Sriyono, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Sriyono menambahkan, langkah perbaikannya, setelah membersihkan sepeda motor adalah dengan membongkar rem dan membersihkannya satu per satu.

Baca juga: Terendam Banjir, Suspensi Motor Juga Bisa Rusak

Cara paling sederhana adalah memainkan rem saat motor sedang melaju pelan. Hal ini dilakukan untuk mengeringkan ruangan teromol dan permukaan kampas rem.

“Jangan lupa bila terkena banjir baiknya bawa segera ke bengkel terdekat untuk diperiksa secara keseluruhan. Ini agar tidak ada kerusakan lain yang bisa mengganggu kinerja motor,” kata Sriyono.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X