Ingat Lagi Kecelakaan yang Disebabkan Truk ODOL dan Rem Blong

Kompas.com - 18/01/2020, 13:22 WIB
Kecelakaan beruntun di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung KM 414 Jalan Tol Batang-Semarang yang terjadi pada Sabtu (28/12/2019) disebabkan rem blong. Dokumentasi Jasamarga Semarang BatangKecelakaan beruntun di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung KM 414 Jalan Tol Batang-Semarang yang terjadi pada Sabtu (28/12/2019) disebabkan rem blong.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Kecelakaan yang melibatkan kendaraan niaga semacam truk dan bus sering disebabkan karena mengalami rem blong. Selain karena kondisi rem yang sudah tidak prima, kinerja rem juga dipengaruhi beban atau muatan yang dibawa.

Tidak jarang kendaraan tersebut mengangkut muatan yang melebihi batas maksimal yang diperbolehkan. Akibatnya, kinerja rem tidak bisa maksimal karena beban yang terlalu berat. Dan yang paling parah adalah rem blong.

Kecelakaan yang disebabkan karena rem blong sudah sangat sering terjadi. Selain menimbulkan kerusakan kendaraan, beberapa kejadian bahkan sampai menyebabkan korban meninggal dunia.

Berikut beberapa kecelakaan yang disebabkan karena rem blong.

Kecelakaan Truk di Rest Area Km 97 Tol CipularangJasa Marga Kecelakaan Truk di Rest Area Km 97 Tol Cipularang

1. Kecelakaan di tol Cipularang

Kecelakaan yang terjadi pada Jumat (12/1/2020) ini melibatkan truk ODOL dan sedikitnya 7 kendaraan lain. Selain menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang terlibat, kecelakaan juga menyebabkan seorang warga mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kecelakaan yang disebabkan karena rem blong itu terjadi di rest area km 97 di tol Cipularang sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu truk tronton bernomor polisi B 9766 UO yang dikemudikan oleh Ahmad Humaidi (21) melaju dari arah Bandung dengan tujuan Jakarta.

Baca juga: Jadi Biang Kecelakaan, Pemberantasan Truk ODOL Tidak Bisa Ditawar

Saat memasuki rest area, truk yang bermuatan 45 ton itu mengalami rem blong, sehingga sopir kehilangan kendali. Truk selanjutnya terguling dan menimpa sedikitnya 7 kendaraan yang tengah parkir.

diantaranya, Toyota Rush nopol D 1417 SGN, Avanza nopol D 1736 AFR, Kijang Innova nopol D1892 AEX. Selain itu juga menimpa Kijang Innova Venturer nopol F 1427 RI, Sedan Volvo no pol B 8633 BD, Kijang Innova nopol B 2810 SOH dan kendaraan Avanza nopol D 350 VY.

"Akibat kejadian tersebut, terdapat satu orang korban luka berat yang langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tamrin Purwakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Untuk mengamankan kondisi lalulintas di lokasi kejadian, petugas Jasa Marga segera melakukan evakuasi kendaraan yang terlibat," ujar Marketing and Communication Department Head
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Regional Jabodetabek Jabar, Irra Susiyanti melalui keterangan resminya.

Kendaraan trailer yang memicu kendaraan beruntun dan tewaskan tujuh korban di Kabupaten Pasuruan, Minggu (22/12/2019).Dok. Polda Jawa Timur Kendaraan trailer yang memicu kendaraan beruntun dan tewaskan tujuh korban di Kabupaten Pasuruan, Minggu (22/12/2019).

2. Kecelakaan di Pasuruan, 7 orang meninggal

Kecelakaan yang disebabkan karena rem blong juga terjadi di Jalan Raya Purwodadi, Pasuruan, pada Minggu (22/12/2019). Akibat kecelakaan tersebut sebanyak 7 orang meninggal dunia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X