Awal 2020, Harga Mobil Murah Jadi Tambah Mahal

Kompas.com - 08/01/2020, 06:32 WIB
Daihatsu Ayla, Honda Brio, dan Toyota Agya adalah para pemain di segmen LCGC Rianto Prasetyo/GridOto.comDaihatsu Ayla, Honda Brio, dan Toyota Agya adalah para pemain di segmen LCGC
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah naik akibat Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ( BBN-KB) pada Desember 2019, kini tepat di awal 2020 harga mobil murah ramah lingkungan alias low cost green car, atau LCGC kembali terkerek naik.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di laman resmi beberapa agen pemegang merek (APM) yang menjajakan LCGC, terlihat bila revisi banderol yang diterapkan cukup bervariasi.

PT Toyota Astra Motor (TAM) menaikkan harga Agya sebesar Rp 2 juta untuk masing-masing varian. Banderol termurah Agya yang Desember 2019 Rp 141,3 juta kini menjadi 143,3 juta, sementara varian tertingginya tembus hingga 163,7 juta dari sebelumnya 161,7 juta.

Baca juga: Daftar Harga Mobil Murah Jelang Kenaikan Pajak BBN-KB

Begitu juga untuk Calya, harganya ikut mengalami revisi di awal Januari 2020. Varian terbawah menjadi Rp 142,1 juta, sedangkan model tertinggi yang semula dipasarkan Rp 161,4 juta kini menjadi Rp 163,4 juta.

Ketika mengkonfirmasikan hal ini, Direktur Marketing TAM Anton Jimmi Suwandy, menjelaskan bila revisi harga yang dilakukan merupakan kenaikan yang biasa terjadi di awal tahun.

Toyota Calya Facelift 2019 Toyota Calya Facelift 2019

"Ini kenaikan yang seperti terjadi di tahun sebelumnya. Bila Desember lalu BBN-KB hanya DKI kalau yang awal tahun ini berlaku di semua wilayah, untuk faktornya seperti biasa karena ada inflasi dan peningkatan cost," ucap Anton dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, Selasa (7/1/2020).

Tak hanya Toyota, Daihatsu, Honda, dan Suzuki juga menaikan harga jual dari mobil murahnya. Untuk Karimun Wagon R termurah saat ini dipasarkan Rp 118,5 juta, sedangkan model tertingginya Rp 149 juta dari semula Rp 146 juta.

Baca juga: Akhir Tahun, Mobil Murah Diskon Belasan Juta Rupiah

Honda yang awalnya bertahan tak menaikkan harga kali ini pun ikut merevisi banderol Brio Satya. Tiap variannya naik Rp 2,5 juta, yang menjadikan Satya E CVT kini menjadi LCGC termahal dengan harga jual Rp 170,1 juta.

All new Honda Brio Satya di GIIAS 2018STANLY RAVEL All new Honda Brio Satya di GIIAS 2018

Begitu juga untuk Daihatsu melalui Ayla dan Sigra yang sama-sama mengoreksi harganya. Banderol termurah Ayla kini tak lagi di bawah Rp 100 juta, sementara untuk Sigra dipasarkan Rp 116,5 juta sampai 159,25 juta.

Sedangkan Datsun terlihat masih memepertahankan harga yang sama dengan akhir 2019 lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X