Servis Mobil Matik Korban Banjir Lebih Mahal dari Manual

Kompas.com - 03/01/2020, 07:42 WIB
Dampak banjir yang disebabkan oleh proyek kereta api cepat di Kampung Lebaksari, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Banjir terjadi karena aliran Sungai Ciburandul dibelokkan untuk kepentingan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung. KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANADampak banjir yang disebabkan oleh proyek kereta api cepat di Kampung Lebaksari, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Banjir terjadi karena aliran Sungai Ciburandul dibelokkan untuk kepentingan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang menjalar sebagian besar wilayah di Jabodetabek menyebabkan banyak kendaraan yang terendam banjir. Situasi ini jadi menyulitkan bagi para pemilik mobil, khususnya pemilik mobil matik.

Hermas Prabowo, teknisi ahli dari Worner Matic, bengkel spesialis matik, mengatakan, biaya servis atau perbaikan mobil matik lebih mahal dibanding mobil manual.

Baca juga: Deteksi Mobil Bekas yang Kena Banjir, Cek Mesin dan Transmisinya

"Hal ini dikarenakan mobil manual perpindahan giginya dilakukan secara mekanis. Sedangkan pada mobil matik, perpindahannya dilakukan elektrik dengan dukungan modul kontrol atau TCM (Transmission Control Module)," ujar Hermas, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Ilustrasi mesin mobil yang terendam banjirKompas.com/Dio Ilustrasi mesin mobil yang terendam banjir

Hermas menambahkan, ada dua komponen yang tidak ada di transmisi manual tapi ada di transmisi matik, yaitu kelistrikan matik dan TCM. Tentu pengecekan dan perbaikan kedua komponen tersebut memiliki biaya tambahan.

Namun, untuk besaran biayanya, menurut Hermas tergantung dari tipe mobil dan matiknya. Biasanya, kisarannya biasanya ada di angka Rp 5 jutaan hingga Rp 15 jutaan.

Baca juga: Parkir Mobil Supaya Terhindar dari Banjir

"Sebab, ada perbedaan nilai investasi untuk teknologi matik dan non matik dari aspek kelistrikan dan komputer," kata Hermas.

Untuk itu, penanganan yang tepat waktu dan oleh orang yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga kerusakan tidak semakin parah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X