[POPULER OTOMOTIF] Otopet dan Skuter Listrik Dilarang Lewat Jalur Sepeda | Rossi Kecewa dengan Motor Yamaha

Kompas.com - 27/11/2019, 06:02 WIB
Valentino Rossi saat sesi tes resmi di Valencia. (Photo by JOSE JORDAN / STR / AFP) JOSE JORDANValentino Rossi saat sesi tes resmi di Valencia. (Photo by JOSE JORDAN / STR / AFP)

"Sampai akhir tahun saya rasa kalau melihat tren seperti ini masih akan turun sekitar 5 sampai 6 persen dibandingkan tahun lalu," kata Anton di Menara Astra, Jakarta, Senin (25/11/2019).

Baca juga: Jualan Mobil Tahun Ini Turun, Toyota Pasrah

3. Tertinggal di Tes Jerez, Rossi Kecewa dengan Motor Barunya

Usai tes Valencia para pebalap MotoGP melanjutkan tes resmi di Jerez. Pada hari pertama, Senin (25/11/2019) Valentino Rossi berada di posisi ke 14 tertinggal jauh dari Maverick Vinales yang jadi pebalap tercepat.

Rossi menggunakan mesin sama yang dia tes di Valencia. Sama seperti sebelumnya, pebalap gaek itu mengatakan versi awal Yamaha M1 2020 butuh banyak pengembangan.

Rossi pun meminta Yamaha menyelesaikan masalah ini selama libur musim dingin, hingga jelang musim 2020 bergulir.

Baca juga: Tertinggal di Tes Jerez, Rossi Kecewa dengan Motor Barunya

4. Datsun Stop Produksi, Layanan Purnajual Tetap Beroperasi

Datsun akan mengakhiri produksinya di Indonesia mulai Januari 2020.Stanley Ravel Datsun akan mengakhiri produksinya di Indonesia mulai Januari 2020.

PT Nissan Motor Indonesia (NMI) berencana untuk menghentikan produksi Datsun di dalam negeri pada 2020 mendatang.

Kendati demikian, layanan purnajual, garansi, hingga suku cadang akan tetap tersedia di bengkel resmi Datsun yang menyatu dengan Nissan. Demikian yang dikatakan Head of Communication NMI Hana Maharani kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (25/11/2019).

Selama ini diketahui NMI menjadi induk merek mobil Datsun di Indonesia. Kendaraan yang menyasar entry level ini diproduksi di pabrik Nissan di kawasan Jawa Barat sejak 2014. Modelnya sendiri yaitu Go, Go+, dan Cross.

Baca juga: Datsun Stop Produksi, Layanan Purnajual Tetap Beroperasi

5. Stop Produksi di 2020, Ini Kelebihan dan Kekurangan Datsun

Datsun GO-LiveFoto: Istimewa Datsun GO-Live

Datsun Go dan Go+ menjadi salah satu pilihan kendaraan di segmen LCGC (Low Cost Green Car). Mengusung mesin 1.200 cc 3-silinder bertenaga 86 tk dan torsi 107 Nm, mobil ini terkenal memiliki konsumsi bahan bakar yang irit.

Ahmad Zailani, Ketua DGCI (Datsun Go Community Indonesia) Chapter Depok mengatakan, selain irit bahan bakar, mesin Datsun Go dan Go+ juga terbilang minim keluhan.

“Ada yang ragu dengan mesin 3-silinder, tapi saya pakai keluar kota aman-aman saja. Pengalaman saya dari Jakarta ke Yogyakarta, biaya bensin hanya perlu Rp 250.000, diisi dengan Pertalite,” ucapnya kepada Kompas.com Senin (25/11/2019).

Baca juga: Stop Produksi di 2020, Ini Kelebihan dan Kekurangan Datsun

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X