Datsun Stop Produksi, Layanan Purnajual Tetap Beroperasi

Kompas.com - 26/11/2019, 06:22 WIB
Dealer Datsun akan bertambah sangat cepat pada 2014 hingga awal 2015. Agung KurniawanDealer Datsun akan bertambah sangat cepat pada 2014 hingga awal 2015.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Nissan Motor Indonesia (NMI) berencana untuk menghentikan produksi Datsun di dalam negeri pada 2020 mendatang.

Kendati demikian, layanan purnajual, garansi, hingga suku cadang akan tetap tersedia di bengkel resmi Datsun yang menyatu dengan Nissan. Demikian yang dikatakan Head of Communication NMI Hana Maharani kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (25/11/2019).

Selama ini diketahui NMI menjadi induk merek mobil Datsun di Indonesia. Kendaraan yang menyasar entry level ini diproduksi di pabrik Nissan di kawasan Jawa Barat sejak 2014. Modelnya sendiri yaitu Go, Go+, dan Cross.

Baca juga: Datsun Segera Mengakhiri Produksi di Indonesia

Datsun akan mengakhiri produksinya di Indonesia mulai Januari 2020.Stanley Ravel Datsun akan mengakhiri produksinya di Indonesia mulai Januari 2020.

"Pelayanan purnajual dan service warranty tidak berubah. Bengkel resmi kami akan tetap ada seperti biasanya," kata dia.

Komitmen Nissan untuk tetap bertanggung jawab terhadap seluruh konsumen atau pemilik mobil Datsun akan tetap dipegang teguh. Suku cadang mobil akan selalu tersedia walau tidak dikatakan secara detail.

"Kami tetap melayani pemilik mobil Datsun di bengkel resmi Nissan dan Datsun. Kami akan selalu berkomitmen untuk pasar Indonesia," kata Hana.

Baca juga: Pabrik Datsun Diubah Jadi Produksi Mesin Livina dan Xpander

Dua unit Datsun Cross yang digunakan kru Kompas.com dalam perjalanan Merapah Trans Jawa 3.Kompas.com/Alsadad Rudi Dua unit Datsun Cross yang digunakan kru Kompas.com dalam perjalanan Merapah Trans Jawa 3.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian ( Kemenperin) menyatakan bahwa Nissan resmi menghentikan produksi merek Datsun di Indonesia awal 2020. Keputusan ini terpaksa diambil berkaitan dengan skala ekonomi dan strategi baru Nissan di Indonesia.

"Nissan akan fokus melakukan lokalisasi dan pendalaman komponen utama yakni mesin Livina dan Xpander. Sebelumnya, bagian ini hanya diproduksi di Jepang. Mereka juga berencana untuk mengembangkan teknologi elektrifikasi," kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kemenperin Putu Juli Ardika kepada Kompas.com, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Baca juga: Aktivitas Penjualan dan Servis Mobil di Diler Datsun Masih Normal

Ilustrasi pelayanan konsumen Nissan dan Datsun.ISTIMEWA Ilustrasi pelayanan konsumen Nissan dan Datsun.

Pasca-informasi itu, salah satu diler Nissan Datsun di Bekasi Barat menyatakan masih beroperasi secara normal. Mereka mengaku belum mendapat kabar terkait dari Nissan.

"Diler belum tahu akan ada penutupan, sekarang masih buka sesuai jam operasional," ujar Hendry Samosir, Service Manager PT Mimosa Putra Abadi (MPA).

"Konsumen yang datang juga masih normal, tidak ada gejala menurun atau berkurang. Masalah untuk Datsun rata-rata ada sekitar 100 new entry customer tiap bulannya," katanya lagi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X