Vinales Sebut Motor Yamaha 2020 Masih Kurang Kencang

Kompas.com - 22/11/2019, 17:35 WIB
Maverick Vinales menjajal Sirkuit Phillip Island pada latihan bebas MotoGP Australia 2019, 27 Oktober 2019. AFP/WILLIAM WESTMaverick Vinales menjajal Sirkuit Phillip Island pada latihan bebas MotoGP Australia 2019, 27 Oktober 2019.
|

VALENCIA, KOMPAS.com - Maverick Vinales tidak menampik bahwa mesin YZR-M1 untuk MotoGP 2020 sudah ada perkembangan. Namun ia masih merasa bahwa motor belum cukup kencang untuk menyaingi Honda dan Ducati.

Pernyataan tersebut disampaikan Vinales usai sesi latihan pramusim jelang diselenggarakannya MotoGP 2020 mendatang.

Dalam laga uji coba itu, Vinales yang menunggangi YZR-M1 terbaru finis kedua di hari pertama, lalu jadi yang tercepat dari hari berikutnya.

Pada saat yang sama, Yamaha mendominasi dengan mengukuhkan tiga posisi terdepan. Pebalapnya adalah Fabio Quartararo, Vinales, dan Franco Morbidelli.

Baca juga: MotoGP Perketat Aturan Winglet Mulai Musim 2020

Maverick Vinales tampak gembira seusai menjalani sesi latihan bebas MotoGP Australia 2019 di Sirkuit Phillip Island, 27 Oktober 2019. AFP/PETER PARKS Maverick Vinales tampak gembira seusai menjalani sesi latihan bebas MotoGP Australia 2019 di Sirkuit Phillip Island, 27 Oktober 2019.

"Motor memang memiliki perkembangan, namun kami masih perlu tenaga sedikit lebih besar lagi. Para pesaing kami masih jauh di depan, jadi kami harus terus berkerja di sektor ini," ujar Vinales sebagaimana dikutip Crash, Jumat (22/11/2019).

Dibanding motor-motor dari pesaing terberat Yamaha, lanjut dia, kecepatan puncak dari YZR-M1 masih belum bisa konsisten. Bahkan pada beberapa kasus tertentu, masih berselisih sekitar 5-8 kilometer per jam.

Pebalap Monster Energy Yamaha asal Spanyol, Maverick Vinales, saat menjalani sesi latihan bebas MotoGP Catalunya di Montmelo, 15 Juni 2019.AFP/LLUIS GENE Pebalap Monster Energy Yamaha asal Spanyol, Maverick Vinales, saat menjalani sesi latihan bebas MotoGP Catalunya di Montmelo, 15 Juni 2019.

"Meski demikian, di dalam slipstream (manuver dengan mengikuti pebalap lain di depannya dengan jarak yang cukup dekat), saya merasa jauh lebih baik karena mesin bisa terus menarik motor, tidak seperti tahun lalu," katanya.

"Tapi tetap masih ada jarak kecepatan puncak yang konsisten di tiap lap. Semoga catatan ini bisa diselesaikan Yamaha atau membuat langkah lain untuk menambalnya," kata Vinales lagi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X