Cari Mobil Bekas, Pilih Bodi Mulus Atau Mesin Bagus?

Kompas.com - 15/10/2019, 11:04 WIB
Beragam pilihan mobil dari berbagai tahun tersedia di bursa mobil bekas Kompas.com/DioBeragam pilihan mobil dari berbagai tahun tersedia di bursa mobil bekas
|

KOMPAS.comMobil bekas punya daya tarik tersendiri ketimbang mobil baru. Selain harga yang lebih bersahabat, mobil bekas kini terasa lebih eksklusif karena unitnya yang jarang, khususnya bagi mobil yang masih bagus kondisinya.

Dalam mencari mobil bekas, ada beberapa panduan yang patut dilakukan agar mendapatkan unit yang kondisinya baik.

Sebab seiring usia dan pemakaiannya, mobil bekas cenderung punya banyak penyakit yang kerap merepotkan pemiliknya.

Bimo Maliki, Owner Malique Selatan Djakarta di Blok M Mall Lt. Basement, mengatakan saat mencari mobil bekas dahulukan unit yang kondisi bodinya bagus. Artinya bodi mobil masih mulus, tidak pernah mengalami tabrakan, dan tidak ada keropos.

Baca juga: Pasar Mobil Bekas Bertahan di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru

Honda Civic Genio jadi salah satu yang dipajang di showroom Malique Selatan Djakarta, Blok M Mall Lt. BasementKompas.com/Dio Honda Civic Genio jadi salah satu yang dipajang di showroom Malique Selatan Djakarta, Blok M Mall Lt. Basement

“Kalau bisa cat harus original, karena cat pada mobil bekas salah satu yang berharga. Cat bawaan pabrik akan berbeda dengan cat hasil perbaikan,” ujarnya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Menurutnya, cara mengecek mobil yang pernah mengalami perbaikan mobil pun terbilang mudah. Tinggal mengetuk-ngetuk bodi bagian luar dengan tangan, jika ada suara kurang nyaring bisa jadi mobil sudah pernah mengalami perbaikan.

“Istilahnya sudah enggak ori, karena ada dempul di bodi. Jadi ketika diketuk tidak seperti kaleng, kalau seperti ini sudah tidak bisa dikembalikan ke kondisi aslinya,” katanya.

Baca juga: Perawatan Mudah dan Pajak Murah Jadi Daya Tarik Mobil Bekas

Mencari mobil bekas yang baik dapat dilihat dari kondisi interior yang masih orisinil dan rapi.Kompas.com/Dio Mencari mobil bekas yang baik dapat dilihat dari kondisi interior yang masih orisinil dan rapi.

Selain eksterior, bagian interior mobil turut menjadi perhatian. Bimo menyarankan untuk mencari mobil yang kondisi interiornya masih standar.

“Komponen interior mobil ’80-an dan ’90-an salah satu yang cukup sulit dicari, khususnya mobil Jepang, karena sudah tidak diproduksi lagi setelah discontinue,” ucap Bimo.

Maka tak heran, mobil yang kondisi interiornya masih baik biasanya punya harga sedikit lebih mahal ketimbang yang kondisinya sudah termakan usia dan pemakaian.

Baca juga: Mobil Bekas Kondisi Baik Jarang Tersedia di Jakarta

Mesin Honda Civic Genio yang masih dalam kondisi orisinil, bersih tidak ada rembesan dan tanpa modifikasi alias standar.Kompas.com/Dio Mesin Honda Civic Genio yang masih dalam kondisi orisinil, bersih tidak ada rembesan dan tanpa modifikasi alias standar.

Sedangkan urusan mesin, menurutnya jadi bagian yang paling mudah untuk diperbaiki. Pasalnya spare part mobil Jepang diklaim masih tersedia lengkap di kota-kota besar, khususnya di sentra komponen otomotif.

“Mesin sih gampang, tinggal merem aja. Spare part masih banyak, apalagi harganya juga bisa lebih murah dari spare part mobil baru,” katanya.

Meski begitu, Bimo juga mengatakan ada komponen mesin mobil yang agak jarang. Oleh karena itu ia menyarankan untuk aktif dalam forum komunitas untuk mengetahui ketersediaan spare part.

“Untungnya gabung komunitas kita bisa tahu tempat beli spare part di mana, biasanya semakin tua mobil, spare partnya makin banyak di daerah-daerah. Jadi memang harus pintar-pintar cari,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X