[POPULER OTOMOTIF] Calya-Sigra Jadi Taksi Express | Razia Pajak Kendaraan di Jakarta

Kompas.com - 11/10/2019, 06:02 WIB
Calya dan Sigra jadi armada taksi Next Express Calya dan Sigra jadi armada taksi Next Express

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat ternyata cukup penasaran dengan informasi Daihatsu Sigra dan Toyota Calya yang menjadi taksi Express. Secara jumlah, tahap awal perusahaan taksi itu membeli 1.000 unit low cost green car (LCGC) tujuh penumpang untuk dijadikan taksi.

Selain itu, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta pun memiliki rencana untuk mengadakan razia pajak gabungan untuk menangkap pemilik kendaraan yang masih menungak pajak. Penasaran seperti apa, berikut ini lima berita terpopuler di kanal Otomotif pada Kamis 10 Oktober 2019.

1. Calya dan Sigra Resmi Jadi Taksi Milik Express

Calya dan Sigra jadi armada taksi Next Express Calya dan Sigra jadi armada taksi Next Express

Viral penampakan ratusan unit Daihatsu Sigra dan Toyota Calya yang dikabarkan siap menjadi unit armada taksi bernama Next, dibenarkan oleh Ketua Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan.

"Betul memang nantinya akan dioperasikan sebagai unit armada taksi Express. Ada dua merek sebetulnya yang digunakan, Sigra dan Calya," kata Shafruhan saat dihubungi Kompas.com, Rabu (9/10/2019).

Menurut Shafruhan, Next sendiri adalah bagian dari unit baru yang akan dioperasikan PT Express Trasindo Utama yang selama ini telah menjadi perusahaan penyedia jasa taksi dengan nama Express.

Baca juga: Calya dan Sigra Resmi Jadi Taksi Milik Express

2. Kewajiban yang Harus Dipenuhi oleh Pemenang Lelang Mobil Subaru

Ilustrasi Subaru BRZ yang dilelang oleh Bea Cukai.autodetective.com Ilustrasi Subaru BRZ yang dilelang oleh Bea Cukai.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bekasi, Jawa Barat mencatat 133 unit Subaru berhasil terjual dari total 164 unit yang dilelang pada Rabu (9/10/2019).

Harga lelang merek mobil asal Jepang itu pun cukup beragam, mulai Rp 100 juta hingga Rp 670 jutaan. Pemenang lelang pun diharapkan bisa segera melunasi berbagai kewajibannya.

Hamim Mustofa, Kepala KPKNL Bekasi, Jawa Barat mengatakan, kewajiban pemenang lelang untuk mobil Subaru tidaklah banyak. Sebagai contoh, wajib melunasi Bea Lelang Pembeli, pembayaran pajak kendaraan, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ( BBN-KB), serta pengurusan dokumen jalan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Baca juga: Kewajiban yang Harus Dipenuhi oleh Pemenang Lelang Mobil Subaru

3. 1.000 Unit Calya dan Sigra Jadi Armada Taksi Express

Calya dan Sigra jadi armada taksi Next Express Calya dan Sigra jadi armada taksi Next Express

Duet mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) Calya dan Sigra, resmi menjadi armada taksi Next Express. Sesaat lagi keduanya pun akan segera beroperasi di jalanan Jabodetabek.

Menurut Ketua Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan, total ada 1.000 unit Calya dan Sigra yang dibeli dan akan digunanakan sebagai peremajaan taksi Express.

"Nanti fokus operasinya untuk di kawasan bandara. Jumlahnya ada 1.000 unit, tapi paling mendominasi Calya. Untinya dipesan bertahap karena memang ada proses, seperti harus ganti warna, pemasangan stiker, dan atribut lainnya," kata Shafruhan saat dihubungi Kompas.com, Rabu (9/10/2019).

Baca juga: 1.000 Unit Calya dan Sigra Jadi Armada Taksi Express

4. Mengurus Surat Mobil Subaru Hasil Lelang Tidak Sulit

Lelang Subaru dilaksanakan Bea Cukai Tanjung PriokLelang.go.id Lelang Subaru dilaksanakan Bea Cukai Tanjung Priok

Berdasarkan daftar barang lelang yang didaftarkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk mobil Subaru, sebanyak 141 unit dari 169 unit belum memiliki surat jalan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor ( STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).
Mobil yang sudah dilengkapi surat jalan, ialah bekas kendaraan operasional.

Sedangkan yang belum meemiliki merupakan unit baru yang berada di showroom.

Kendati demikian, Kabid Perbendaharaan Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok Hari Prabowo menyatakan, pengurusan surat kendaraan tidaklah sulit. Terlebih, pemenang lelang akan mendapat risalah lelang yang bisa digunakan sebagai tembusan pengurusan surat jalan.

Baca juga: Mengurus Surat Mobil Subaru Hasil Lelang Tidak Sulit

5. Banyak yang Menunggak, Tahun Depan Ada Razia Pajak Kendaraan Besar-besaran

Razia mobil di Jalan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (3/10/2017).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Razia mobil di Jalan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (3/10/2017).

Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, mengimbau kepada para penunggak pajak kendaraan untuk segera membayar tunggakan. Apalagi sampai akhir Desember 2019 ini tersedia program diskon 50 persen.

Program keringanan pajak kendaraan bermotor ini diberikan kepada setiap kendaraan DKI Jakarta yang tunggakan pokok pajak PKB dan BBN-KB 2-nya, sampai dengan tahun 2012, akan diberikan keringanan sebesar 50 persen.

Sedangkan yang menunggak dari 2013-2016, BBN-KB 2 diberikan keringanan sebesar 25 persen dan sanksi administrasi dihapuskan.

Baca juga: Banyak yang Menunggak, Tahun Depan Ada Razia Pajak Kendaraan Besar-besaran

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X