Kehadiran Suzuki Jimny Diwarnai Praktik Ilegal

Kompas.com - 01/10/2019, 09:02 WIB
Test Drive Suzuki Jimny STANLY RAVEL-KOMPAS.comTest Drive Suzuki Jimny
Penulis Stanly Ravel
|

TANGERANG, KOMPAS.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengaku kewalahan menghadapi tingginya angka pemesanan Jimny generasi baru.

Pasalnya, antrean inden Jimny sudah mengular panjang dan tak sebanding dengan kuota pengiriman yang dilakukan oleh pihak prinsipal.

Tiap bulannya, Suzuki Indonesia hanya mendapat jatah 50 unit Jimny dari Jepang. Jumlah tersebut berbanding jauh dengan total antrean yang diklaim telah mencapai 2.000-an unit.

Baca juga: Masih Inden Panjang, Harga Suzuki Jimny Naik Rp 20 Juta

Besarnya animo masyarakat untuk memiliki mobil legendaris tersebut, khususnya pecinta Jimny, menimbulkan fenomena negatif. Contohnya seperti adanya oknum yang memanfaatkan situasi dengan iming-iming bisa mendapatkan unit lebih cepat dengan harga yang lebih mahal.

Suzuki Jimny di GIIAS 2019 Suzuki Jimny di GIIAS 2019

"Kemarin-kemarin dapat informasi cukup banyak dari forum atau agregator yang menawarkan Jimny dengan nambah khusus (lebih mahal) dan lain sebagainya biar dapat cepat. Suzuki memastikan cara-cara seperti itu tidak kami otorisasi, kami tidak pernah seperti itu," ujar 4W Marketing Director PT SIS Donny Saputra, kepada wartawan di sela-sela media test drive Jimnya di Tangerang, Senin (30/9/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bila konsumen ada yang mendapatkan hal tersebut, tolong laporkan kami akan menindak pelakunya. Informasinya ada orang yang mengaku punya konseksi dan lain sebaginya, tapi koneksinya ke mana. Jadi tolong kalau ada konsumen yang mendapatkan hal seperti itu informasikan ke kami," kata dia.

Selain dari iming-iming oknum, Donny juga menegaskan banyak cara-cara yang diupayakan konsumen agar bisa mendapatkan unit Jimny lebih cepat. Salah satunya dengan melakukan pemesanan ganda.

Baca juga: Inden Suzuki Jimny Makin Mengular Sampai 4 Tahun

Contoh konsumen sudah melakukan pemesanan di Jakarta, tapi karena lantaran mendapatkan unitnya cukup lama, konsumen tersebut ikut antre lagi di diler daerah. Seperti di Medan atau mungkin Kalimantan yang jumlah pemesanannya tidak terlalu banyak.

Suzuki Jimny di GIIAS 2019 Suzuki Jimny di GIIAS 2019

"Ada, kejadian seperti itu banyak. Nah maka dari itu kita tutup dulu pemesanan Jimny sekarang sampai Mei 2020 mendatang, tujuannya untuk melakukan verifikasi data jangan sampai ada konsumen yang melakukan double inden," ucap Donny.

Syarat Mutlak

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X