Diproduksi Lokal, Komponen Esemka dan Produk Jepang Sama Baiknya

Kompas.com - 12/09/2019, 09:02 WIB
Pekerja merakit mobil pick up di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) untuk mulai beroperasi memproduksi mobil. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot NugrohoPekerja merakit mobil pick up di Pabrik Mobil Esemka, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) untuk mulai beroperasi memproduksi mobil. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/foc.

JAKARTA, KOMPAS.comEsemka Bima 1.2 dan 1.3 yang telah diluncurkan pada Jumat lalu (6/9/2019), disebut hanya merupakan produk rebadge dari merek mobil asal Cina, Changan Star Truck.

Istilah rebadge barangkali tidak salah, namun melihat kenyatannya sepertinya juga kurang tepat. Sebab, Esemka memang dibangun dari industri komponen lokal, bukan sekadar mengganti merek.

Sebelumnya, PT Solo Manufaktur Kreasi juga telah mengungkapkan bahwa pikap Bima memiliki kandungan lokal sebanyak 60 persen. Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh Ketua Umum Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif ( PIKKO), Rosalina Faried.

Baca juga: Esemka Disebut Lakukan Rebadge, Ini Tanggapan Gaikindo

Tes Drive Esemka Bima 1.3 Tes Drive Esemka Bima 1.3

Rosalina mengatakan, pihaknya telah dilibatkan oleh Esemka sebagai penyedia komponen dan suku cadang pabrikan mobil asal Boyolali tersebut.

“Kalau dari kami, Esemka sudah melakukan studi sejak awal 2019. Mulai bulan Juli - Agustus difasilitasi untuk bertemu lagi. Tapi sebetulnya sejak awal 2019, tim dari Esemka sudah melakukan survei ke pabrik-pabrik kami,” ucap Rosalina di Jakarta (11/9/2019).

Rosalina mengatakan, anggota PIKKO terdiri dari beragam industri komponen penunjang otomotif. Mulai dari komponen metal, plastic, rubber, interior, serta komponen-komponen penunjang lainnya.

Baca juga: Sudah Resmi Meluncur, Bagaimana Proses R&D Esemka?

Pabrik Esemka milik PT Solo Manufaktur Kreasi di Boyolali, Jawa TengahStanly Pabrik Esemka milik PT Solo Manufaktur Kreasi di Boyolali, Jawa Tengah

“Jadi kalau untuk anggota Pikko, masing-masing perusahaan sudah mendapat bagian. Kebetulan pabrik saya membuat jok dan insulator atau peredam di interior, karena itu memang sudah spesialisasi saya dengan ATPM jepang,” ucapnya.

Ia juga mengaku, bahwa kualitas komponen Esemka bakal sama dengan komponen mobil-mobil Jepang yang sudah dibuat di pabriknya. Bahkan Rosalina menyebutkan bahwa hampir semua merek Jepang yang beredar di sini mendapat suplai jok dan insulator dari pabriknya.

“Kalau ditanya material kami sendiri, mungkin sudah 70 persen lebih dari lokal. Itu semua merek Jepang dapat dari saya. Sudah 25 tahun jadi supplier, itu dibuat dari bahan recycle tekstil dan sabut kelapa,” kata Rosalina.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X