[POPULER OTOMOTIF] Razia Kendaraan yang Pakai Rotator | Motor Rossi di Yamaha

Kompas.com - 31/08/2019, 07:02 WIB
Operasi Patuh Jaya 2019 di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2019). Foto: Stanley RavelOperasi Patuh Jaya 2019 di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2019).

Sebagai salah satu pemain low multi purpose vehicle ( LMPV), selain dari harga yang kompetitif serta fitur yang modern, tuntutan lain yang harus diberikan adalah soal keiritan bahan bakar.

Hal ini menjadi penting karena masuk dalam satu kriteria nilai jual yang diperhatikan calon konsumen.

Baca juga: Adu Irit BBM Suzuki All New Ertiga, 1 Liter Tembus 25 Km

3. Banyak yang Melanggar, Ojek Online Kena Operasi Patuh Jaya 2019

Ojek online alias ojol tidak lepas dari sasaran razia Operasi Patuh Jaya 2019. Ditlantas Polda Metro Jaya tetap memberhentikan ojol meski sedang membawa penumpang.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir mengatakan, ojol merupakan bagian dari pengendara di jalan raya, sehingga jika melanggar juga akan dikenai tindakan atau tilang.

"Ojek online salah satu bagian pengendara lalu lintas di jalan, jadi misalnya dia terkena razia bisa banyak hal yang ada pelanggaranya, misalnya tidak menggunakan helm, tidak bawa STNK, atau lawan arus, itu pelanggaran," kata Nasir kepada Kompas.com, Kamis (29/8/2019).

Baca juga: Banyak yang Melanggar, Ojek Online Kena Operasi Patuh Jaya 2019

4. Ini yang Dituntut Rossi dari Yamaha untuk Motornya

Monster Energy Yamahas Italian rider Valentino Rossi rides his motorbike during the Moto GP race of the British Grand Prix at Silverstone circuit in Northamptonshire, central England, on August 25, 2019. (Photo by Adrian DENNIS / AFP)AFP/ADRIAN DENNIS Monster Energy Yamahas Italian rider Valentino Rossi rides his motorbike during the Moto GP race of the British Grand Prix at Silverstone circuit in Northamptonshire, central England, on August 25, 2019. (Photo by Adrian DENNIS / AFP)

Dalam sesi tes resmi di Misano, San Marino, Italia, Kamis (29/8/2019), Valentino Rossi mengaku senang akhirnya Yamaha memberikan sesuatu yang sudah lama dituntutnya.

The Doctor mengatakan, ada dua hal yang diminta agar motor M1-nya semakin kompetitif bersaing dengan Honda, Ducati dan Suzuki.

Dua hal tersebut adalah peningkatan di sektor akselerasi dan manajemen ban belakang yang lebih baik. Dua hal tersebut memang yang membuat Yamaha sepanjang musim ini menjadi pincang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X