Pabrik Esemka Mampu Produksi 40 Mobil per Hari

Kompas.com - 13/08/2019, 16:26 WIB
Suasana di halaman pabrik Esemka di Boyolali, Jawa Tengah.Fitri Oktarini/KOMPAS TV Suasana di halaman pabrik Esemka di Boyolali, Jawa Tengah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lama tak terdengar, merek otomotif Esemka kembali muncul ke permukaan. Mobil produksi PT Solo Manufaktur Kreasi itu dikabarkan sudah dalam tahap persiapan produksi massal.

Bagian produksi akan dilakukan di pabrik Esemka yang berdiri di Desa Demangan, Boyolali, Jawa Tengah. Pekerjanya rata-rata diisi oleh lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Saat ini pabrik Esemka diklaim mampu menghasilkan 40 mobil per hari. Model yang diproduksi, yakni Esemka Bima berjenis kendaraan niaga ringan dengan kandungan komponen lokal mencapai 60 persen.

Baca juga: Ternyata Sudah 12 Unit Mobil Esemka Jalani Uji Tipe

Manajer Produksi PT Solo Manufaktur Kreasi Dias Iskandar Saputra mengatakan, pabrik Esemka terbagi dalam beberapa bagian untuk proses produksi dan dua perakitan jenis mesin, yakni diesel dan bensin.

Esemka Bima 1.3L dan 1.8L- Esemka Bima 1.3L dan 1.8L

"Di pabrik ini kami ada diesel line, gasoline line, monocoque line, lalu nanti yang akan datang itu ada welding dan body painting. Untuk diesel difungsikan merakit mesin diesel 1.8 L, 2.5L, dan 2.7L, untuk yang bensin itu untuk kapasitas 1.2 (liter) dan 1.3 (liter)," ucap Dias beberapa waktu lalu.

Baca juga: Esemka Garuda 1 Belum Boleh Produksi Massal

Esemka Bima sudah pernah melakukan uji tipe di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB), bahkan sudah mengantongi Surat Uji Tipe (SUT).

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X