Begini Cara Outlander PHEV Jadi Sumber Listrik buat Rumah Tangga

Kompas.com - 28/07/2019, 08:02 WIB
Jeroan Mitsubishi Outlander PHEV di GIIAS 2019. KOMPAS.com/Agung KurniawanJeroan Mitsubishi Outlander PHEV di GIIAS 2019.

TANGERANG, KOMPAS.com - Teknologi Plug-in Hybrid Electrified Vehicle (PHEV) memungkinkan mobil memiliki fungsi lain, tidak hanya jadi kendaraan angkut yang rendah emisi. Salah satunya adalah sumber listrik cadangan rumah tangga.

Chairman of Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Osamu Masuko, saat pembukaan GIIAS 2019, bercerita, Outlander PHEV bisa menjadi penyelamat hidup satu keluarga di Jepang saat bencana gempa bumi di Hokaido.

"Keluarga yang beranggotakan empat orang tersebut bisa bertahan hidup selama 10 hari hanya mengandalkan suplai listrik dari baterai Outlander PHEV," kata Masuko.

Dikonfirmasi, Irwansyah Siregar, Head of Technical Service & CS Support Section PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyatakan, teknologi PHEV memang bisa menjadi generator atau sumber listrik cadangan yang berfungsi layaknya powerbank untuk telepon genggam.

Baca juga: Mengecas Mobil PHEV Ada Tekniknya

"Memang bisa. Pada saat kondisi baterai penuh, mobil PHEV bisa dijadikan (sumber tenaga) seperti powerbank. Hanya saja ada batasan daya listrik yang bisa dialirkan yakni 1.500 watt," ujar Irwansyah di pameran otomotif GIIAS 2019, Tangerang, Jumat (26/7/2019).

Caranya, lanjut Irwansyah, pastikan bahwa mobil masih memiliki daya baterai atau bahan bakar bensin dan lihat kembali kapasitas baterai mobilnya.

"Mobil tidak harus menyala, tapi pastikan bahwa baterai sudah on. Ketika sudah siap, tinggal colok saja yang ingin dinyalakan misalkan lampu, kulkas, dan sebagainya yang daya listriknya tidak melebihi 1.500 watt. Colokan ini ada di bagasi," kata dia.

Colokan PHEV untuk listrik rumah tanggaKOMPAS.com/Ruly Colokan PHEV untuk listrik rumah tangga

Baca juga: Sudah Laku 40 Unit, Berikut Plus-Minus Miliki Outlander PHEV

Lampu atau kulkas tersebut akan terus menyala selama daya baterai mobil dan bahan bakar masih tersedia.

“Outlet port-nya ada di bagasi, jadi tinggal colok saja. Tidak perlu pakai alat konverter lagi. Pengambilan dayanya akan langsung dari baterai lithium-ion," kata Irwansyah.

Dirinya mencontohkan jika mobil adalah Outlander PHEV, yang memiliki kapasitas baterai 13,8 kWh, maka durasi mobil bisa jadi sumber listrik cadangan bisa sampai satu hari penuh.

"Sistemnya itu, baterai akan terus berkerja sampai tersisa 20 persen. Saat di kondisi tersebut, mesin otomatis akan menyala dan bensin akan mengisi baterai. Begitu terus sampai baterai dan bensin habis," kata Irwansyah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X