Kompas.com - 17/07/2019, 08:42 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah diketahui tengah melakukan pengadaan mobil kepresidenan untuk menggantikan unit mobil sebelumnya. Salah satu pabrikan yang tengah melakukan pendekatan yaitu BMW.

BMW diketahui menawarkan sedan premium Seri-7 dengan layanan BMW Security Vehicle. Sedan itu memiliki keunggulan tahan terhadap beberapa yang mungkin terjadi serangan peluru, bahkan ledakan bom.

Baca juga: BMW Luncurkan Beberapa Model Baru di GIIAS 2019

Menariknya, jika pemerintah nantinya memilih BMW Seri-7 High Security Saloon sebagai mobil presiden, maka hampir dipastikan bahwa mobil tersebut akan melakukan perawatan di bengkel BMW Astra Sunter, Jakarta Utara.

Seperti dijelaskan Achmad Sudrajat, Kepala Bengkel BMW Astra Sunter, yang mengatakan, BMW Astra Sunter merupakan satu-satunya bengkel BMW di Indonesia yang menangani unit-unit mobil anti peluru milik BMW sejak 2003.

"Karena diler kita sudah difasilitasi dengan peralatan khusus, misalnya car lift up saja sudah berbeda. Mengapa berbeda karena bobot mobilnya juga berbeda, rata-rata mobil anti peluru sangat berat hampir 4 ton, jadi tidak bisa pakai lift up biasa. Untuk peralatan lain termasuk bagian lain seperti ban juga khusus. Alat-alat paling lengkap ada di Sunter," kata Achmad, di Tangerang, Selasa (16/7/2019).

Test Drive BMW Seri 7, tenaganya mengesankan.BMW Indonesia Test Drive BMW Seri 7, tenaganya mengesankan.

Baca juga: Maling Kesulitan Bobol Motor yang Dikunci Setang ke Kanan

Achmad mengatakan, sejak 2003 semua mobil anti peluru atau dengan spesifikasi security saloon ditangani oleh BMW Astra Sunter. Sampai saat ini tak kurang ada 17 mobil yang sudah ditangani yang mayoritas ialah mobil milik kedutaan.

"Yang saya lihat paling banyak yang masuk itu mobil-mobil level 7, memang ada tingkatannya yaitu level 3, 5, dan level 7. Bukan serinya ya, tapi level. Level itu menunjukkan tingkat keamanannya," kata Achmad.

Untuk level paling tinggi, Achmad mengatakan mobil memiliki tingkat perlindungan yang maksimal. Dia memberi contoh, bahkan kacanya mampu menahan proyektil dari senapan serbu AK47. Namun untuk detail lain, Achmad enggan memberikan bocoran.

"Terus untuk mobil presiden ada enggak? dulu waktu presiden sebelumnya, pernah ada itu pakai BMW E38 (1994-2001), jamannya Presiden Megawati. Untuk tahun ini belum ada. Tidak tahu Pak Jokowi beli BMW atau tidak. Tapi kalau BMW, pasti ke kita juga," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.