Mobil Pakai "Pelat Dewa", Tidak Sembarang Orang Boleh Bawa

Kompas.com - 03/06/2019, 16:46 WIB
Mobil berpelat RF hendak nekad masuk ke Tol Cibubur saat ganjil-genap, Senin (16/4/2018) KOMPAS.com/ Stanly RavelMobil berpelat RF hendak nekad masuk ke Tol Cibubur saat ganjil-genap, Senin (16/4/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini, terjadi peristiwa di Cisarua, Bogor, Sabtu (1/6/2019), dimana ditemukan pria yang diduga pelajar menggunakan mobil dengan pelat nomor dinas kepolisian. Pria tersebut berkendara secara ugal-ugalan hingga akhirnya terpaksa diberhentikan oleh petugas.

Dir Regident Korlantas Polri Brigjen Pol Drs. Halim Pagarra, M.H., menjelaskan bahwa pengeluaran pelat nomor kendaraan sudah diatur di dalam Undang-undang.

"Untuk kendaraan yang gunakan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) biasa, nomor sipil, nomor rahasia, dan nomor khusus, diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 dan Perkap No. 5 Tahun 2012," ujar Halim, saat dihubungi Kompas.com, Senin (3/6/2019).

Baca juga: Biar Gagah, Fortuner Ini Pakai Pelat Dinas Polisi Palsu

Perlu diketahui, UU No. 22 Tahun 2009 mengatur tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Sementara Perkap No. 5 Tahun 2012, mengatur tentang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

Dalam Perkap No. 5 Tahun 2012 Pasal 16 ayat 1, dijelaskan bahwa registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident Ranmor) dinas Polri diselenggarakan oleh pejabat yang bertanggung jawab di bidang pengelolaan kendaraan bermotor dinas Polri yang ditetapkan dengan keputusan Kapolri.

Baca juga: Mobil yang Pakai Strobo dan Pelat Nomor Dewa Palsu Akan Ditindak

Untuk kepentingan pendataan pada sistem informasi dan komunikasi lalu lintas dan angkutan jalan, setiap tahun data Regident Ranmor dinas Polri harus dilaporkan kepada Kakorlantas Polri.

Data yang dilaporkan juga meliputi nomor registrasi Ranmor dinas, nama dan alamat kesatuan, merek, tipe, jenis, model, tahun pembuatan, isi silinder, nomor rangka, nomor mesin, warna, dan bahan bakar kendaraan.

Ketika ditanya siapa saja yang berhak membawa mobil dinas Polri, Halim menjawab, "Seharusnya yang ditunjuk melalui surat perintah."

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X