Kenali Jenis Mobil Bekas yang Sulit Dijual

Kompas.com - 23/05/2019, 10:03 WIB
Membeli mobil tak harus baru, Anda juga bisa memilih jenis mobil bekas berkualitas dan dengan metode pembayaran cicilan. SHUTTERSTOCKMembeli mobil tak harus baru, Anda juga bisa memilih jenis mobil bekas berkualitas dan dengan metode pembayaran cicilan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil bekas sudah menjadi alternatif bagi masyarakat yang punya rencana membeli kendaraan. Apalagi, dari sisi harga jelas lebih murah ketimbang mobil baru, sehingga mampu menjadi solusi.

Perlu diketahui, jika Anda membeli mobil bekas pelajari juga model atau jenis, termasuk segmen yang sulit untuk dijual lagi. Sebab, mayoritas maysarakat Indonesia cenderung memilih mobil yang punya penumpang banyak alias multi purpose vehicle (MPV).

Kondisi tersebut rupanya yang menyebabkan beberapa jenis mobil sulit laku di diler-diler mobil seken. Berdasarkan keterangan lima pengelola diler mobil bekas di Depok dan Jakarta Selatan yang ditemui Kompas.com beberapa waktu lalu, jenis mobil bekas yang sulit laku, seperti hatchback, sedan dan medium sport utility vehicle ( SUV).

Berdasarka lima diler yang ditemui, terpantau hanya ada satu diler yang menjual SUV tipe Nissan X-Trail. Sulit lakunya mobil-mobil bekas dari jenis hatchback, sedan ataupun medium SUV disebabkan harganya yang relatif mahal untuk ukuran mayoritas konsumen mobil bekas.

Baca juga: Waspada Peredaran Mobil Bekas Abal-abal Jelang Lebaran

Sebab mayoritas konsumen mobil bekas biasanya adalah pencari mobil yang harganya masih di bawah Rp 120 juta. Sedangkan harga Jazz lansiran 2013 masih berkisar Rp 150 juta sampai Rp 170 jutaan. Tahun sama, jenis sedan atau medium SUV bisa mahal dari harga tersebut.

Selanjutnya, Jay sebagai penanggung jawab di diler Kara Mobil, Jalan Margonda, Depok, mengibaratkan, dari 10 calon konsumen yang datang ke diler, hanya satu atau dua orang yang mencari mobil jenis hatchback, sedan ataupun medium SUV.

Kondisi itu membuat diler biasanya baru akan mencari mobil jenis tersebut jika ada pesanan. Untuk menyiasati mahalnya harga, Jay menyebut diler biasanya menawarkan konsumen mobil lansiran lama.

Sebagai contoh, Toyota Soluna lansiran 2004 yang bisa dijual hanya dengan Rp 35 juta. "Untuk Toyota Yaris tahun 2006 bisa Rp 80 juta," kata Jay.

Dua unit mobil bekas, masing-masing Honda Brio dan Toyota Yaris yang dijual di diler Kara Mobil, Jalan Margonda, Depok, Selasa (13/2/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Dua unit mobil bekas, masing-masing Honda Brio dan Toyota Yaris yang dijual di diler Kara Mobil, Jalan Margonda, Depok, Selasa (13/2/2018).

Sementara itu, Ronny Subagja, petugas pemasaran Ciliwung Motor di Kelapa Dua, Depok, mengatakan untuk SUV, dilernya masih mau menjual belikan low SUV seperti Toyota Rush ataupun Daihatsu Terios.

Itupun kalau ada pesanan. Ronny menyatakan tidak mau menjual belikan medium SUV seperti Toyota Fortuner karena mahalnya harga dan sulitnya mencari pembeli.

"Kita sih cari yang Rp 100 jutaan saja. Paling banyak ya seperti yang saya bilang, minibus kayak Avanza, Xenia, kadang-kadang APV," ujar Ronny.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X