Cegah Keletihan saat Mudik, Pakai 3 Jurus Ini

Kompas.com - 21/05/2019, 07:22 WIB
Mudik menggunakan mobil memang nyaman dan mudah. Tapi, jika tidak dipersiapkan dengan baik, bisa jadi bumerang.Shutterstock Mudik menggunakan mobil memang nyaman dan mudah. Tapi, jika tidak dipersiapkan dengan baik, bisa jadi bumerang.


JAKARTA, KOMPAS.com - Mengemudi adalah kegiatan penuh risiko, karenanya seseorang dituntut untuk selalu waspada. Apalagi jika berkendara saat mudik, pengemudi dituntut harus lebih waspada ketimbang hari-hari biasa.

Jusri Pulubuhu, pakar keselamatan berkendara dan juga Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), memberikan tips buat yang ingin mudik lebaran menggunakan mobil untuk mencegah kelelahan di jalan.

"Perjalanan mudik bukan perjalanan main-main. Kelelahan di jalan bisa berbahaya, baik buat diri sendiri maupun orang lain. Cara mencegahnya ada tiga. Pertama pola istirahat. Kedua asupan bergizi, dan ketiga manajemen mental," kata Jusri kepada Kompas.com.

Baca juga: Bahaya, Jangan Bonceng Anak di Jok Depan Motor

1. Pola Istirahat
Maksimal mengemudi 90 sampai 120 menit kemudian beristirahat. Memang dalam UU pengendara mobil diperbolehkan mengemudi sampai empat jam. Namun kata Jusri, hal tersebut tidak berlaku dalam kondisi badan sedang berpuasa.

"Kita ambil tindakan prefentif yang lebih proaktif. Berdasarkan kemampuan tubuh, kita harus isrirahat kalau sudah dua jam. Tak perlu lama-lama, istirahat pertama cukup 15 menit. Kemudian tiap dua jam berikutnya cukup istirahat setengah jam," kata Jusri.

2. Asupan
Jika mudik dalam kondisi berpuasa maka asupan sangat penting. Usahakan badan terhidrasi dengan baik. Caranya dengan minum air putih yang cukup saat berbuka sampai dengan sahur. Kemudian konsumsi buah sebagai suplemen alami.

"Melakukan perjalanan jauh saat berpuasa tidak cukup cuma istirahat tapi juga asupan. Tubuh harus mendapat nutrisi yang baik, khususnya karbohidrat dan protein. Tapi tak ada salahnya mengkonsumi sedikit lemak, karena saat karbo dan protein sudah habis dibakar, maka tubuh butuh lemak," katanya.

3. Manajemen Mental
Bebas dari masalah mental yang berat. Seperti masalah pekerjaan yang menuntut waktu atau mungkin masalah finansial.

"Sebaiknya orang-orang seperti ini tidak mengemudi. Sebab seseorang mempunyai masalah akan menyedot stamina. Padahal waktu puasa stamina sudah tergerus. Jadi harus menghindari distraksi mental.




Close Ads X