Alasan Tata Motors Belum Melirik Lagi Pasar Mobil Penumpang

Kompas.com - 16/05/2019, 10:02 WIB
Stan Tata Motors dalam pameran 22nd Indonesia International Motor Show 2014, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (18/9/2014). Pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 28 September 2014. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESStan Tata Motors dalam pameran 22nd Indonesia International Motor Show 2014, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (18/9/2014). Pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 28 September 2014.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) belum melirik lagi pasar kendaraan penumpang. Merek otomotif yang bermarkas di Mumbai, India ini akan fokus bermain di segmen mobil komersial di pasar otomotif nasional.

Sepanjang tahun ini saja dipastikan akan meluncurkan tujuh model baru secara bertahap. Semuanya mengisi ceruk pasar kendaraan komersial yang dianggap sangat menjanjikan dan terus berkembang.

"Pasar mobil penumpang trennya menurun, apalagi kuartal pertama 2019, sementara komersial meningkat. Jadi fokus kami pada kendaraan komersial, lebih menjanjikan," ujar Presiden Direktur TMDI Biswadev Sengupta di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (1552019) malam.

Pasar mobil komersial sendiri, lanjut pria berkebangsaan India itu akan terus berkembang, mengingat pembangunan infrastruktur di Indonesia belum selesai.

Baca juga: Tata Motors Mulai Fokus Layanan Purnajual

"Pertumbuhan kebutuhan komoditas energi, konstruksi dan logistik di Indonesia akan terus berjalan. Kondisi itu yang membuat kami yakin dan fokus menjual mobil komersial di Indonesia," kata Biswadev.

Konsep Tata Motors Hexa mejeng di Geneva Motor Show 2015.Worldcarfans Konsep Tata Motors Hexa mejeng di Geneva Motor Show 2015.

Tata Motors sendiri di India merupakan perusahaan mobil dan kendaraan komersial terbesar. Bahkan, menduduki peringkat keenam produsen otomotif yang fokus menjual kendaraan komersial di dunia.

Mobil penumpang yang pernah dijual Tata Motors di Indonesia sejak 2012 silam, seperti Strome, Aria, hingga Vista. Namun, penerimaan pasar tidak begitu bagus, belum lagi konsumen di Indonesia kurang terlalu percaya pada produk otomotif selain buatan Jepang.

"Kami memiliki beragam mobil penumpang yang bagus, tetapi untuk Indonesia, pasar yang menjanjikan adalah segmen komersial," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X