Terjadi Pergeseran Tren Mobil di Indonesia

Kompas.com - 01/03/2019, 16:22 WIB
Sales promotion girl berpose saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/4/2017). Ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 7 Mei mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKRISTIANTO PURNOMO Sales promotion girl berpose saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/4/2017). Ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 7 Mei mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren penjualan mobil di Indonesia saat ini diklaim sedang mengalami pergeseran. Kondisi ini diakui seiring dengan banyak model-mobel baru yang dijajakan oleh agen tunggal pemegang merek (ATPM) untuk pasar di Tanah Air.

Menurut Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy, banyak mobil baru yang diluncurkan saat awal tahun bisa menjadi salah satu patokan untuk mengindikasikan jenis mobil apa yang akan menjadi tren sepanjang tahun ini.

"Kalau dilihat peluncuran mobil baru saat ini banyak ke low SUV dan MPV. Di mana mobil barunya, kalau banyak yang luncurkan juga bisa dongkrak pasar," ucap Jonfis di Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Baca juga: Cerita Honda soal Karakter Konsumen LMPV dan Mobilio

Lebil lanjut Jonfis menjelaskan, dari kedua segmen tersebut, bila diperhatikan MPV masih mendominasi. Sebab dari itu, diperdiksi jenis mobil keluarga akan tetap digandrungi, karena banyaknya produk yang diluncurkan ketika awal tahun dari suatu segmen juga jadi faktor penentu tren sepanjang tahun.

All New Nissan Livina All New Nissan Livina

Namun demikian, Jonfis juga menceritakan bila peluang mobil bergenre LSUV juga cukup terbuka, menginggat dalam tiga tahun belakangan pasarnya sagat tumbuh subur. Dari awalnya tidak bergerak, saat ini bisa tembus di atas 100 persen lebih.

Baca juga: Ada Perubahan yang Tidak Terlihat Mata dari New Avanza

"Bisa patokan (dari banyak mobil baru), sama untuk Low SUV, karena tiga tahun belakang banyak yang datang market maik sampai 145 persen. Tapi untuk tahun lalu turun 10 persen, karena masuk ke (didominasi) low MPV. Ada Rush dan Terios juga, tapi launching-nya akhir tahun, terus Xpander itu masuknya ke low MPV," ujarnya.

Selain dari segmentasi, faktor yang membuat terciptanya tren mobil juga sangat erat kaitanya dari sisi harga. Menurut Jonfis, mobil-mobil yang dibanderol mulai dari Rp 200 juta hingga Rp 300 jutaan, sangat diminati masyarakat saat ini.

Toyota All-New RushFebri Ardani/KompasOtomotif Toyota All-New Rush
"Untuk mobil Rp 200 samapi Rp 300 jutaan itu pasarnya besar sekali. Ada LMPV dan LSUV, lalu LCGC juga," ucap Jonfis.

 

 




Close Ads X