Kata Pengelola Sirkuit Sentul soal Rencana MotoGP Lombok

Kompas.com - 22/02/2019, 13:02 WIB
Presiden Joko Widodo mengunjungi Sirkuit Internasional Sentul, Selasa (6/3/2018). Dok. SIRKUIT INTERNASIONAL SENTULPresiden Joko Widodo mengunjungi Sirkuit Internasional Sentul, Selasa (6/3/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer mengatakan bahwa Indonesia sudah masuk dalam kalender MotoGP pada 2021. Dorna Sport memberikan kesempatan 3 tahun kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah ajang balap sepeda motor tingkat dunia itu.

Keputusan tersebut jelas membuat para kandidat lain seperti Sirkuit Sentul, Jakabaring, Palembang, dan GBK putus harapan. Sebab, promotor MotoGP telah memilih ITDC untuk menyelenggarakan balap motor level dunia itu di kawasan wisata Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Irawan Sucahyono, Circuit Advisor Sentul menjelaskan, keputusan tersebut dinilai bagus dan semoga bisa terlaksana, dan ini merupakan proyek MotoGP ke-4 pada pemerintahan sekarang. Namun masih banyak yang harus dilakukan agar ajang tersebut bisa berlangsung.

Baca juga: Tanggapan Kemenpora soal MotoGP di Lombok

"Ini merupakan MotoGP Agreement ke-3 yang dibuat Indonesia, karena tanda tangan perjanjian adalah tahap paling mudah dan paling simpel. Semoga setelah tanda tangan ini bisa menjadi kenyataan," ujar Irawan ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (22/2/2019).

Sirkuit MotoGP di Lombokistimewa Sirkuit MotoGP di Lombok

Nama Sirkuit Sentul pada Maret 2018 juga kembali mencuat karena kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke lintasan. Hadirnya Jokowi ke Sentul dikaitkan dengan dukungan pemerintah untuk menggelar MotoGP di Sirkuit yang berada di daerah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Namun, sampai awal 2019 ini belum ada informasi terbaru, justru yang mengambil langkah selanjutnya, yakni pihak ITDC.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X