Hino Keluhkan Kualitas Pencampuran Biodiesel

Kompas.com - 12/02/2019, 12:00 WIB
Roadshow B20 di Bandung. KOMPAS.com/Reni SusantiRoadshow B20 di Bandung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah memberlakukan kebijakan bahan bakar biodiesel B20 untuk kendaraan bermesin diesel tahun lalu. Penggunaan bahan bakar ini dilakukan untuk kendaraan non-Public Serive Obligation (non PSO) dan PSO.

Salah satu produsen kendaraan komersial, Hino, mengungkapkan pihaknya terus mendukung kebijakan pemerintah. Hino jadi salah satu mesin yang siap dengan B20 meski ada beberapa yang perlu diperhatikan oleh pemerintah.

“Kita support B20 dan kebijakan pemerintah. Cuma setelah sekian waktu penggunaannya masih ada beberapa yang perlu diperhatikan oleh pemerintah terkait kualitas bahan bakar tersebut,” ucap Direktur Penjualan dan Promosi HMSI, Santiko Wardoyo, saat ditemui Senin (11/2/2019).

Santiko mengungkapkan, salah satu yang perlu menjadi perhatian pemerintah adalah bagaimana melakukan pencampuran fatty acid methyl ester (FAME) dengan solar agar lebih baik lagi. Sebab ini bergantung pada kualitas bahan bakar yang merata di tiap daerah.

Mengaku Aman Tenggak B20, UD Trucks Bersiap dengan B30

Santiko juga mengingatkan dengan penggunaan bahan bakar B20 ini perhatian diberikan lebih kepada filter solar. Pencampuran FAME ini akan menimbulkan gel yang bisa menutup filter solar.

“Akibatnya tenaganya berkurang. Ini harus diganti dengan filter baru. Kira-kira bila menggunakan solar biasa bisa sampai 20.000 kilometer, pakai biodiesel bisa 10.000 kilometer ganti,” ucap Santiko.

Oleh karena itu Santiko berharap pemerintah terus melakukan pencampuran bahan bakar yang lebih baik. Ini akan berdampak positif pada konsumen kendaraan diesel di berbagai daerah di Indonesia. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X