Kata Daihatsu, Xenia 1.5 Bukan Lawan Mitsubishi Xpander - Kompas.com

Kata Daihatsu, Xenia 1.5 Bukan Lawan Mitsubishi Xpander

Kompas.com - 12/02/2019, 08:22 WIB
Test drive Xenia 1.5L di Sibolga, Sumatera Utara Test drive Xenia 1.5L di Sibolga, Sumatera Utara

SIBOLGA, KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memasarkan Xenia bermesin 1.500 cc untuk para konsumen. Kehadirannya pun mengundang spekulasi bahwa Xenia bermesin serupa Avanza ini dihadirkan untuk menyaingi Mitsubishi Xpander.

Saat mengkonfirmasikan hal tersebut, Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandra, menegaskan, bila kehadiran Xenia 1.500 cc lebih untuk memfasilitasi konsumen setia Xenia sebelumnya yang ingin naik kelas.

"Kami hanya ingin menyediakan bagi konsumen Xenia yang ingin naik ke 1.500 cc. Dari dulu saya bilang marketnya Xenia beda dengan Xpander dan Xenia bukan lawan Xpander dan tidak ada impact dengan Xpander," ucap wanita yang akrab disapa Amel kepada wartawan di Sibolga, Sumatera Utara, Senin (11/2/2019).

Baca juga: Cerita Daihatsu Pasang Mesin 1.500 Cc ke Xenia

Amel juga mengatakan, secara porsi penjualan, Xenia 1.500 cc hanya mengambil 10 persen dari keseluruhan target Xenia, yakni 300 unit per bulan. Sementara bila dibandingkan dengan Xpander, yang mencapai 5.000 sampai 6.000 unit, sangat jauh perbedaannya.

Dengan target 300 unit per bulan, menurut Amel konsumen yang memang menjadi sasaran utama Xenia 1.500 cc bukan merupakan konsumen baru, tapi para pemakai Xenia lawas.

Daihatsu Xenia 1.500 cc Daihatsu Xenia 1.500 cc
"Targetnya konsumen yang ingin step-up dari Xenia 1.3, kita lihat saja benar atau tidak prediksinya. Tapi kalau memang melebihi kita berbersyukur," ucap Amel.

Sebelumnya, Marketing & CR Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso, menjelaskan, munculnya Xenia 1.500 karena disesuaikan dengan permintaan dari konsumennya.

"Kami hadirkan semata-mata buka karena faktor persaingan pasar, tapi karena memang ada permintaan dari pelanggan. Sebelumnya kami juga sudah melakukan survei lebih dulu," ucap Hendrayadi beberapa waktu lalu.



Close Ads X