Komparasi Trans Jawa

Komparasi BBM Xpander Melintasi Jalur Trans-Jawa, Tol Versus Reguler

Kompas.com - 14/01/2019, 08:22 WIB
Komparasi BBM rute Trans Jawa menggunakan 2 unit Mitsubishi Xpander ATKompasOtomotif - Setyo Adi Komparasi BBM rute Trans Jawa menggunakan 2 unit Mitsubishi Xpander AT

Jakarta, KOMPAS.com - Salah satu hal yang menjadi aspek pengujian dan komprasi Trans-Jawa adalah penggunaan konsumsi bahan bakar.

Awak redaksi menggunakan dua unit Mitsubishi Xpander transmisi otomatis sebagai sarana pengujian. Unit pertama melintas jalur reguler pantura, start dari km 57 dan keluar di Gerbang Tol Cikampek.

Baca juga: Biaya Perjalanan Jalur Darat Trans-Jawa dalam 2 Skenario

Sedangkan tim 2 meneruskan perjalanan melewati tol Trans-Jawa hingga Surabaya.

Pengujian penggunaan BBM dilakukan dengan dua metode, full to full dan juga dari multi information display (MID). Jenis BBM yang dipakai adalah Pertalite.

Reguler

Beberapa kondisi jalan ditemui tim 1 mulai dari kemacetan, keramaian lalu lintas, tanjakan turunan baik curam maupun landai hingga aksi menyusul kendaraan lambat.

Pengujian BBM menggunakan metode full to fullKompasOtomotif - Setyo Adi Pengujian BBM menggunakan metode full to full

Kecepatan yang bisa dikembangkan pada jalur reguler cukup beragam. Maksimal mobil bisa digeber hingga 100 kpj.

Berdasarkan kondisi jalan dan kapasitas 4 penumpang, tim 2 berhasil mengukuhkan catatan penggunaan BBM 12.88 kpl dengan metode full to full. Sedangkan di MID tercetak 13,3 kpl.

Baca juga: Daftar Rest Area Tol Trans-Jawa di Wilayah Jawa Barat

Tol

Capaian yang diperoleh tim 1 ternyata tidak jauh berbeda kendati melintasi jalur tol yang notabene memiliki kondisi lancar.

Menjaga kecepatan pada kondisi eco jadi kunci penghematan bahan bakar saat melintas tol trans jawakompas.com Menjaga kecepatan pada kondisi eco jadi kunci penghematan bahan bakar saat melintas tol trans jawa

Kecepatan rata-rata 80 kpj. Bahkan saking enaknya, speedometer sempat menunjuk angka 130 kpj kendati tidak berlangsung lama (saat menyusul kendaraan).

Alhasil, perolehan efisiensi BBM tim 1 hanya lebih irit 0,01 kpl. Hasil pencatatan, juga melalui metode full to full berhasil diraih 12,89 kpl. Sedangkan pada MID tercatat 13,8 kpl.

Baca juga: Naik Bus Umum di Surabaya Bayarnya Pakai Botol Plastik

Kapasitas penumpang sama yaitu 4 orang dan kondisi AC menyala serta metode mengemudi layaknya berkendara harian.

Suasana perjalanan ekspedisi komparasi Tol Trans Jawa - Pantura oleh tim Otomotif Kompas.comKompas.com Suasana perjalanan ekspedisi komparasi Tol Trans Jawa - Pantura oleh tim Otomotif Kompas.com

Total

Jika menghitung pengeluaran, total pengeluaran untuk perjalanan Jakarta-Surabaya, awak redaksi menghabiskan dana untuk BBM Ron92:

  • Jalur tol menghabiskan 62,34 liter dengan total harga Rp 473.784
  • Jalur reguler mengonsumsi 63,07 liter setara total pengeluaran Rp 479.332



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

News
Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Aksesoris
Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Tips N Trik
Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Tips N Trik
Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

News
Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

News
Fungsi 'Coating' untuk Mobil Bekas

Fungsi "Coating" untuk Mobil Bekas

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

News
Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

News
Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan 'Garuk Tanah' Kawasaki

Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan "Garuk Tanah" Kawasaki

News
Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

News
Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

News
Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux 'Single Cabin'

Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux "Single Cabin"

Teknologi
Cara Mudah Merawat Busi Tetap Prima

Cara Mudah Merawat Busi Tetap Prima

Tips N Trik

Close Ads X