Komparasi Trans Jawa

Biaya Perjalanan Jalur Darat Trans Jawa dalam 2 Skenario

Kompas.com - 13/01/2019, 23:13 WIB
Suasana perjalanan ekspedisi komparasi Tol Trans Jawa - Pantura oleh tim Otomotif Kompas.comKompas.com Suasana perjalanan ekspedisi komparasi Tol Trans Jawa - Pantura oleh tim Otomotif Kompas.com

Jakarta, KOMPAS.com - Jalur bebas hambatan ( tol) Trans Jawa kini sudah membentang dari Merak hingga Probolinggo.

Para pengguna transportasi darat khususnya pemilik mobil kini dimudahkan dengan adanya fasilitas tersebut. Kendati demikian ada "harga" yang harus dibayar oleh penggunanya.

Baca juga: Naik Bus Umum di Surabaya Bayarnya Pakai Botol Plastik

Artikel kali ini akan mengangkat sisi ekonomis perjalanan menyusuri Trans Jawa dalam 2 metode jalur berbeda, memanfaatkan tol dan melintasi jalan reguler pantai utara (pantura).

 

Tol versus reguler

Awak redaksi memulai komparasi dari rest area 57 menuju Kota Surabaya. Kenapa dari km 57? Sebab kondisi lalu lintas dari Jakarta menuju Km 57 saat ini masih belum stabil akibat adanya pembanguna di sisi kanan-kiri ruas tol.

Baca juga: Daftar Rest Area Tol Trans Jawa di Wilayah Jawa Barat

Masa kemacetan tidak bisa diprediksi dengan skala pergeseran waktu yang normal. Bahkan melalui beberapa skenario, waktu perjalanan selalu berbeda dengan rentang yang abstrak.

Tol

Bagi yang hendak menggunakan fasilitas tol dari Jakarta menuju Surabaya siapkan dana Rp 479.500 (pelaksanan komparasi, 3 - 5 Januari 2019).

Beberapa ruas tol yang masih gratis selama awal tahun 2019jasa marga Beberapa ruas tol yang masih gratis selama awal tahun 2019

Perinciannya :

  • - Cikarang Utama - Palimanan : Rp 117.000
  • - Palimanan Utama - Kali Kangkung : Rp 104.000
  • - Banyumanik - Solo : Rp 49.500
  • - Ngemplak - Waru Gunung : Rp 209.000

Harga tersebut masih bisa berubah karena ada 7 ruas tol yang masih digratiskan.

  1. Pemalang - Batang
  2. Batang - Semarang
  3. Salatiga - Kartasura
  4. Wilangan - Kertosono
  5. Jombang - Mojokerto
  6. Surabaya - Gempol
  7. Pasuruan - Probolinggo

Suasana perjalanan ekspedisi komparasi Tol Trans Jawa - Pantura oleh tim Otomotif Kompas.comKompas.com Suasana perjalanan ekspedisi komparasi Tol Trans Jawa - Pantura oleh tim Otomotif Kompas.com

Bensin

Awak redaksi juga menguji penggunaan bahan bakar selama perjalanan baik tim yang menggunakan tol maupun menyusuri jalur reguler pantura.

Kedua sama-sama menggunakan Mitsubishi Xpander varian transmisi otomatis. Jenis bahan bakar yang digunakan adalah Pertalite. Metode pengujian full to full.

Baca juga: Ada Avanza-Xenia Facelift, Mitsubishi Mulai Siapkan Fitur Baru

Hasilnya

  • - Jalur tol menghabiskan 62,34 liter dengan total harga Rp 473.784
  • - Jalur reguler mengonsumsi 63,07 liter setara total pengeluaran Rp 479.332


Kesimpulan

Di luar kebutuhan pribadi dan makan, untuk pelancong yang hendak menggunakan fasilitas tol setidaknya menyiapkan dana Rp 953.284

Sementara bagi yang ingin menyusuri jalur pantura hanya mengeluarkan dana untuk bensin senilai Rp 479.332.

Anda pilih mana?



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Suzuki Ecstar Jajal Sasis Baru di GP Assen

Suzuki Ecstar Jajal Sasis Baru di GP Assen

Sport
Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

News
Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Aksesoris
Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Tips N Trik
Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Tips N Trik
Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

News
Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

News
Fungsi 'Coating' untuk Mobil Bekas

Fungsi "Coating" untuk Mobil Bekas

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

News
Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

News
Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan 'Garuk Tanah' Kawasaki

Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan "Garuk Tanah" Kawasaki

News
Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

News
Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

News
Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux 'Single Cabin'

Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux "Single Cabin"

Teknologi

Close Ads X