Modifikasi Performa Mobil, Ini Trik Agar Tak "Lebay" - Kompas.com

Modifikasi Performa Mobil, Ini Trik Agar Tak "Lebay"

Kompas.com - 09/10/2018, 15:24 WIB
Proses pengerjaan porting polish.KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Proses pengerjaan porting polish.

JAKARTA, KOMPAS.com – Meningkatkan tenaga mobil atau modifikasi performa kerap dilakukan, supaya mobil lebih greget buat mobilitas. Apalagi jika kebutuhannya untuk menemani berkendara sehari-hari.

Namun, Heron dari Om Heron bengkel R Speed mengatakan, perlu diperhatikan beberapa hal sebelum melakukannya. Tujuannya adalah, supaya hasil modifikasinya tak “lebay” dan sesuai dengan kebutuhan.

“Tak berniat mengecilkan, hanya saja kita harus berpikir mau sampai mana modifikasi performa dilakukan, karena itu itu tidak murah. Ada hitungannya, semakin banyak modifikasinya, semakin banyak juga uang yang keluar,” kata Heron kepada KOMPAS.com, Kamis (4/10/2018).

Pesan Heron yang pertama, buat yang ingin memodifikasi harus tahu dahulu, ingin digunakan untuk apa mobil tersebut. Apakah untuk aktivitas harian seperti kerja, kuliah, atau memang untuk mainan?

Baca juga: Xpander Terbakar, Ingatkan Bahaya Modifikasi Kelistrikan di Mobil

ilustrasi mobil berturbo di bengkel R Speed.KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI ilustrasi mobil berturbo di bengkel R Speed.

“Karena tiap-tiap kebutuhan punya porsi dan aplikasinya sendiri. Ada banyak cara untuk mendongkrak performa kendaraan, jadi tinggal disesuaikan,” ujar Heron.

Kedua, jangan ketinggalan untuk mempertimbangkan urusan dana. Berapa uang yang dipersiapkan untuk memodifikasi, tinggal nanti dipilih mau seperti apa ubahannya.  Mulai dari porting polish, mengganti knalpot, turbo dan lainnya.

Ketiga, harus bisa menyiasati  dan merinci terlebh dahulu soal ubahan-ubahan yang akan dilakukan. Ini bisa dikonsultasikan kepada bengkel atau mekanik yang dipercaya.

“Tujuannya biar tak berlebihan dana yang dikeluarkan. Jadi pilih apa yang ingin dilakukan sesuai kebutuhan, karena akan mahal juga kalau modifikasinya lebay,” tutur Heron.

“Pasalnya, modifikasi yang berlebihan itu memang sudah tidak nyaman lagi digunakan untuk sehari-hari, salah satunya bensinnya yang lebih boros,” ucap Heron.


Close Ads X