Registrasi Kendaraan Cantumkan Nomor HP, Ini Kata Produsen

Kompas.com - 18/09/2018, 18:26 WIB
Toyota Calya dipamerkan saat acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Sabtu (19/8/2017). Menjelang penutupan GIIAS stan Toyota memberikan potongan harga hingga lima juta rupiah. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIToyota Calya dipamerkan saat acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Sabtu (19/8/2017). Menjelang penutupan GIIAS stan Toyota memberikan potongan harga hingga lima juta rupiah.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Terhitung Oktober 2018 masyarakat yang membeli kendaraan baru akan diminta mencantumkan nomor telepon dan email. Data tersebut akan digunakan oleh polisi ketika program tilang elektronik dimulai.

Langkah tersebut disambut baik oleh para agen pemegang merek (APM). Produsen otomotif itu menilai bahwa apapun kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah, maka akan didukung apalagi ini demi disiplin lalu lintas.

"Bisa menciptakan kenyamana berlalu lintas baik buat pengemudi maupun pengguna lain," kata Executive General Manager Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto kepada Kompas.com, Senin (17/9/2018).

Pria yang akrab disapa Soerjo itu melanjutkan, data yang akan diminta polisi itu pada dasarnya hanya digunakan sebagai identifikasi dan komunikasi antar sistem dari polisi dan pemilik kendaraan.

Baca juga: Ingat Lagi Soal Denda Maksimal Tilang

"Paling penting diharapkan sistem benar-benar siap sebelum diujicoba sehingga dapat berfungsi sebagai mana mestinya," kata Soerjo.

Donny Saputra, Direktur Pemasaran PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga mengatakan hal serupa. Menurut dia, melihat dari tujuan besarnya, dengan pengaplikasian teknologi maju akan berdampak positif pada budaya tertib berlalu lintas.

All New Suzuki ErtigaKOMPAS.com / Aditya Maulana All New Suzuki Ertiga

"Sehingga meningkatkan keselamatan, keamanan dan ketertiban di jalan raya. Dan kami selalu mendukung langkah-langkah untuk meningkatkan keselamatan berkendara. Kami juga punya program Gerakan Suzuki Peduli Keselamatan," kata Donny kepada Kompas.com, Senin (17/9/2018).

Uji coba tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (E-TLE) itu sendiri akan dimulai bulan depan. Sebagai awal, baru dimulai di kawasan Polda Metro Jaya, kemudian dilanjutkan ke daerah lain di Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X