Soal Pelemahan Rupiah BMW Bergeming

Kompas.com - 07/09/2018, 10:02 WIB
Mobil New Mini Cooper Countryman rakitan lokal terlihat di pabrik BMW Production Network 2, PT Gaya Motor, Jakarta Utara, Kamis (6/9/2018). Edisi pertama yang dirakit terdiri dari dua varian, yakni MINI Cooper Countryman dan New MINI Cooper S Countryman Sports. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGMobil New Mini Cooper Countryman rakitan lokal terlihat di pabrik BMW Production Network 2, PT Gaya Motor, Jakarta Utara, Kamis (6/9/2018). Edisi pertama yang dirakit terdiri dari dua varian, yakni MINI Cooper Countryman dan New MINI Cooper S Countryman Sports.

JAKARTA, KOMPAS.com - BMW Group Indonesia bergeming terkait kenaikan harga karena terpicu pelemahan rupiah terhadap dollar AS. Ini diungkapkan Vice President of Corporate BMW Group Indonesia Jodie Otania menanggapi kondisi keuangan saat ini.

"Kalau bicara soal dampak pasti ada, tapi untuk saat ini kita belum mengubah harga. Belum ada perubahan," ucap Jodie saat ditemui, Kamis (6/9/2018).

Jodie mengungkapkan BMW di Indonesia dalam proses bisnis di Indonesia sebagian besar menggunakan kurs Euro.

Baca juga: Tertegun Pesona BMW Seri 6 Gran Turismo

Saat ini nilai kurs Euro masih cukup kuat sehingga tidak mempengaruhi secara langsung kondisi BMW di Indonesia.

"Memang tidak semua transaksi menggunakan Euro, ada juga yang pakai dollar US. Tapi kalau kita bicara proses produksi sangat panjang, jadi untuk sekarang tidak ada pengaruh terhadap harga jual," ucap Jodie.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X