Kompas.com - 04/09/2018, 15:22 WIB
Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan bahwa mulai 1 September 2018 tak ada lagi bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar murni atau B-0 yang dijual di SPBU. Foto diambil Jumat (31/8/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKOMenteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan bahwa mulai 1 September 2018 tak ada lagi bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar murni atau B-0 yang dijual di SPBU. Foto diambil Jumat (31/8/2018).
Penulis Stanly Ravel
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Meluncurnya kebijakan perluasan mandatori B20 yang melarang peredaran Solar murni, membuat PT Pertamina (Persero) juga mempersiapkan perubahan.

Selain memastikan distribusi B20 di SPBU rekanan, nantinya ada ada perubahan pada salah satu jenis bahan bakar minyak (BBM) dieselnya, yakni Dexlite.

Menurut VP Corporate Communiation Pertamina Aditma Sardjito, Dexlite nantinya akan disesuaikan dengan kebijakan mandatori B20, sehingga ke depan akan ada Dexlite B20.

"Nantinya akan berubah, Dexlite nantinya akan ada Bio Solar B20, karena yang saat ini masih murni. Cuma sekaran kami sedang mencari fatty acid methyl ester (FAME) yang sesuai. Jadi kedepannya Dexlite akan pakai FAME juga," kata Adiatma kepada saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (4/9/2018).

Baca juga: Jokowi Contohkan Brasil untuk Penerapan Kebijakan B20

Lebih lajut Adiatma menjelaskan bila secara strata, Bio Solar memang menjadi varian BBM diesel terendah dengan cetane number 48, sementara Dexlite 51, dan strata tertinggi adalah Pertamina Dex dengan kandungan cetane number 53.

Pekerja membersihkan papan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tempat pengisian BBM Pertamina, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/7). PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Pertamax, Pertamax Turbo dan Dexlite mulai 1 Juli 2018 pukul 00.00 WIB, dimana kenaikan harga minyak nonsubsidi itu akibat terus meningkatnya harga minyak dunia. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA Pekerja membersihkan papan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tempat pengisian BBM Pertamina, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/7). PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Pertamax, Pertamax Turbo dan Dexlite mulai 1 Juli 2018 pukul 00.00 WIB, dimana kenaikan harga minyak nonsubsidi itu akibat terus meningkatnya harga minyak dunia.

Guna mengikuti mandatori B20 tersebut, maka ke depan akan ada penyesuaian pada Dexlite yang baru saja diluncurkan pada 2016. Sementara untuk Pertamina Dex sendiri diklaim Adiatma belum ada rencana, karena secara peruntukan masuk dalam kategori Solar Premium.

"Dalam mandatori juga disebutkan bila nantinya produk BO itu hanya untuk diesel premium atau Pertadex. Jadi kalau pertanyaan apakah Pertamina Dex akan memakai FAME juga, sampai saat ini belum ada pembicaraan ke arah sana," ucap Adiatman.

Sedangkan untuk harga, dia juga mengatakan penerapan B20 pada Solar tidak merubah harga jual Bio Solar. Karena penentuan harga langsung dari Pemerintah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X