Perhatikan Ini Bila Jadi Pembonceng di Motor Trail

Kompas.com - 15/08/2018, 10:26 WIB
Naik motor trail, Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi berboncengan dengan Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pengungsi korban gempa di Lombok Utara.
KOMPAS.com/ Dok. Humas Pemprov NTB Naik motor trail, Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi berboncengan dengan Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pengungsi korban gempa di Lombok Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan motor model trail atau motorcross semakin marak dengan banyaknya model yang ditawarkan produsen. Belakangan, Presiden Joko Widodo pun terlihat menggunakan motor ini saat kunjungan kerja di berbagai daerah, terakhir saat ke NTB menengok korban gempa.

Bicara penggunaan trail, selain pengemudi ternyata ada juga yang harus diperhatikan pengguna yang menjadi pembonceng di motor untuk kegiatan luar ruang tersebut. Ini agar pembonceng juga mengerti menjaga keselamatan selama berboncengan.

"Sudah pasti pembonceng harus menggunakan perangkat keselamatan lengkap seperti helm, jaket. Itu wajib," ucap Instruktur keselamatan berkendara Honda Sofian Hazri saat dihubungi, Selasa (14/8/2018).

Sofian mengungkapkan untuk penggunaan harian, pembonceng wajib mengatur postur selama berkendara. Usahakan posisinya sejajar dengan pengendara.

Untuk keselamatan, pembonceng memeluk ringan pengendara. Bisa pegang di sisi pinggul pengendara.

Baca juga: Membonceng Motor Trail, Jokowi Tengok Korban Gempa Lombok

"Postur sejajar untuk memudahkan pengendara bermanuver. Selain itu posisi lutut juga mengapit ringan pengendara," ucap Sofian yang menjadi juara pertama kompetisi Instruktur Honda kategori motor sport beberapa waktu lalu ini.

Sofian juga mengingatkan agar antara pengendara dan pembonceng jangan ada jarak yang terlalu jauh. Ini justru akan menyulitkan pengendalian sepeda motor.

Terakhir, baik pengendara maupun pembonceng tahu medan seperti apa yang akan dilalui serta memiliki informasi mengenai rute. Jika tidak tentu akan kesulitan.

" Motor trail itu sebenarnya tidak disarankan untuk berboncengan. Lebih nyaman berkendara sendiri apalagi untuk trabas atau kegiatan luar ruang. Tapi kalau untuk harian masih bisa asal perhatikan faktor keselamatan tadi," ucap Sofian.



Terkini Lainnya

Suzuki Ecstar Jajal Sasis Baru di GP Assen

Suzuki Ecstar Jajal Sasis Baru di GP Assen

Sport
Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

News
Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Aksesoris
Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Tips N Trik
Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Tips N Trik
Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

News
Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

News
Fungsi 'Coating' untuk Mobil Bekas

Fungsi "Coating" untuk Mobil Bekas

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

News
Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

News
Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan 'Garuk Tanah' Kawasaki

Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan "Garuk Tanah" Kawasaki

News
Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

News
Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

News
Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux 'Single Cabin'

Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux "Single Cabin"

Teknologi

Close Ads X